Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 21 Jul 2022 09:45 WIB ·

Direktur BUMDesa Sungai Batang,” Faktor BUMDesa Tidak Bangkit Karna Manajemen Dan Regulasi”


 Direktur BUMDesa Sungai Batang,” Faktor BUMDesa Tidak Bangkit Karna Manajemen Dan Regulasi” Perbesar

PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Pemerintah Pusat hingga ke daerah hingga kini terus mendorong agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dapat menunjukkan eksistensinya terutama dalam menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Begitu besarnya harapan pemerintah agar BUMDes ini bisa menjadi lembaga ekonomi yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga berbagai regulasi terkait BUMDesa sudah diterbitkan Bahkan mewajibkan agar pemerintah desa menyertakan modalnya melalui dana desa kepada BUMDesa.

Meskipun berbagai upaya sudah dilakukan namun dalam kenyataannya masih banyak BUMDesa yang belum menampakkan taringnya.

Direktur BUMDesa Sungai Batang Kecamatan Bengkalis Heryanto ketika berbicara terkait BUMDesa mengatakan bahwa salah satu penyebab BUMDes kurang bangkit adalah disebabkan faktor manajemen serta regulasi, terkait regulasi Heryanto mengaku salah satu faktor sulitnya Pemerintah desa untuk membantu dalam memeberikan insentif kepada pengelola BUMDes.

“Menurut saya, penyebab BUMDes tidak cepat eksis terkait aturan mungkin ada sistem aturan yang mungkin bisa diterapkan didaerah laen tak bisa diterapkan di daerah kita,” katanya, Rabu,(20/7/2022).

Ia tambahkan lagi, “Yang kedua adalah manajemen, pada BUMDesa sendiri dalam hal ini yang terpenting adalah Direktur mau tidak mengembangkan BUMDes itu sendiri,” katanya.

“Berbicara mengenai BUMDesa inikan Badan Usaha Milik Desa sama halnya BUMN kalau di pusat atau di daerah BUMD namanya berbicara Bumdes berarti bicara bisnis artinya berbicara untung dan rugi,” ujarnya.

“Ketika untung kesejahteraan untuk pengelola itu ada artinya kedepannya pengelola semangat untuk mengelola BUMDesa, sebaliknya kalau rugi pengelola tidak dapat dan pada akhirnya kesejahteraan pun tak ada,” katanya lagi.

Menurut Haryanto semisal perusahaan yang berbadan hukum PT begitu juga seharusnya BUMDesa bisa diterapkan.

“Maka bagaimana bisa maju sistem yang diterapkan harus pake sistem yang diterapkan perusahaan, Untuk saat ini sepertinya kita masih berjalan ditempat pengelola pun kadang gaji tak ada, mengharap dari USP, USP banyak yang nunggak, jadi mengharap gaji segitu maka kita akan berjalan ditempat,” jelasnya.

Baca Juga:  Gubri Syamsuar Lepas Jemaah Haji Kloter Pertama Riau

Terkait masalah insentif, sebenarnya kita sudah bicarakan dengan pemerintah desa, maka kembali pada aturan, karna tidak ada aturan, pemerintah desa tidak berani memberikan insentif maka Bumdes harus berusaha dengan bagi hasil usaha itu untuk kesejahteraan pengelola,” ujarnya.

Haryanto berharap kedepannya ada penguatan kolaborasi antara pusat daerah dan desa, terkait sistem bagaimana diterapkan sistem perusahaan diterapkan pada BUMDesa, tutupnya.(ra)

Artikel ini telah dibaca 105 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.
Trending di Nasional