Menu

Mode Gelap

Sorot · 16 Agu 2023 09:56 WIB ·

BP2MI Serahkan Penghargaan Kepada Kapolda Riau dan Jajaran Atas Prestasi Mengungkapkan TPPO di Riau


 ? Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal beserta Jajaran menerima penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas prestasinya mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang atau TPPO. Perbesar

? Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal beserta Jajaran menerima penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas prestasinya mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang atau TPPO.

PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal beserta Jajaran menerima penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atas prestasinya mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri.

Selain Kapolda Riau, BP2MI juga memberikan penghargaan kepada Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Pol Asep Dharmawan, Kapolres Dumai AKBP, Dhovan Oktavianton, Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro serta Kapolres Meranti, AKBP Andi Yul LTG atas keberhasilannya mengungkap kasus penyelundupan PMI di wilayah hukum masing-masing.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh kepala BP3MI, Fanny Wahyu Kurniawan kepada Kapolda Riau, di Aula Tribrata, Lantai 5 Gedung Mapolda Riau, Jalan Patimura Pekanbaru, Selasa (15/08/2023) sore, sekitar pukul 17.00 Wib.

Diungkapkan Fanny Wahyu Kurniawan, penghargaan ini merupakan apresiasi yang setinggi-tingginya dari BP2MI kepada Kapolda Riau beserta Jajaran atas keberhasilan dalam penanganan pencegahan penempatan Ilegal PMI di Provinsi Riau selama tahun 2023.

“Karna wilayah kita wilayah perbatasan, jadi cukup banyak dilalui para sindikat yang akan menyeberangkan PMI kita secara ilegal ke negara Malaysia maupun Singapura dan dalam kesempatan ini kami mewakili pimpinan menyerahkan penghargaan kepada Kapolda Riau beserta Jajaran dengan tujuan agar lebih kolaboratif lagi dalam mencegah kasus TPPU yang saat ini semakin marak terjadi,” kata Fany Wahyu Kurniawan.

Ia menjelaskan, lokasi yang rawan akan terjadinya kasus TPPO saat ini di daerah Dumai dan sekitarnya.

“Karena ditahun 2023 ini, kasus TPPO terbanyak terdapat didaerah Dumai yaitu sebanyak 8 kasus, kemudian disusul Daerah Bengkalis dan Meranti serta yang terakhir di daerah Rohil,” katanya.

Kepala BP3MI ini membeberkan, pada tahun 2022 hingga 2023 ini kasus TPPO di Riau mengalami peningkatan, hal ini dikarnakan dibolehkannya bekerja keluar negeri setelah masa pandemi COVID-19.

Baca Juga:  Terduga Pencabulan 8 Anak di Bengkalis Ditangkap Polisi

“Sehingga banyak pekerja migran kita ingin bekerja keluar negeri, hal ini pun dimanfaatkan oleh para oknum untuk menyelundupkan PMI kita secara ilegal keluar negeri,” kata Fanny.

Sementara itu Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan, pihaknya menyambut baik penghargaan yang diberikan oleh BP2MI karena hal ini sebagai wujud kolaborasi antara Polda Riau beserta jajaran dengan pihak BP2MI maupun BP3MI dalam menangani kasus TPPO di Provinsi Riau.

“Penghargaan ini bagi saya dan tim merupakan Vitamin agar kami lebih bagus lagi dalam bekerja, oleh karna itu kita merasa bangga dan bahagia sekaligus tertantang untuk bekerja yang lebih bagus lagi terutama dalam penanganan kasus TPPO ini,” kata Irjen Iqbal.

Kapolda juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya baik kepada personelnya yang telah menunjukkan prestasinya maupun kepada stakeholder yang telah membantu dalam upaya pengungkapan TPPO di Wilayah Hukum Polda Riau.

“Saya ucapkan terima kasih, terutama kepada personel Polda Riau beserta Jajaran yang telah berkarya dan memberikan manfaat untuk sesama, dan kepada masyarakat serta stekholder yang telah membantu dalam pengungkapan kasus TPPO di Provinsi Riau,” ujarnya.

Kapolda Riau menambahkan, untuk menangani kasus TPPO ini, pihak Polda Riau juga telah membentuk Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Pembentukan Satgas TPPO oleh Polda Riau sesuai perintah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo,” jelasnya.

Sambungnya lagi, selain penegakan hukum, pihaknya juga melakukan upaya preentif untuk mencegah terjadinya upaya penyelundupan PMI Ilegal ke Luar Negeri.

“Kita juga melakukan upaya edukasi diberbagai daerah di Riau karna banyak masyarakat yang belum faham sehingga dimanfaatkan oleh oknum-oknum untuk menyelundupkan para pekerja migran ke luar negeri secara ilegal bayangkan saja 7 bulan terahir ini hampir 226 korban yang berhasil kita selamatkan oleh Polda Riau,” pungkas Kapolda Riau.(ril)

Artikel ini telah dibaca 161 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kadus di Bengkalis Kembali Terjerat Kasus Narkotika

9 Juni 2026 - 14:24 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis saat melakukan pemeriksaan terhadap para tersangka kasus narkotika di Mapolres Bengkalis.

Polisi Sita 86 Gram Sabu dalam Penangkapan di Kelapapati

9 Juni 2026 - 10:20 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti sabu seberat 86,29 gram yang disita dalam pengungkapan kasus narkotika di Desa Kelapapati, Bengkalis.

Kasmarni Ancam Sanksi Tegas Kepala Sekolah Terlibat Pungli PPDB

8 Juni 2026 - 15:50 WIB

Kasmarni melantik 215 kepala sekolah dan menegaskan larangan Pungli PPDB di Bengkalis.

Pengendalian Korupsi Bengkalis Jadi Sorotan, Kasmarni Minta Perbaikan

8 Juni 2026 - 14:10 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Asistensi Peningkatan Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2026 di Kantor Bupati Bengkalis.

Kasmarni Dukung MoU Perlindungan Hukum Guru di Bengkalis

8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menyaksikan penandatanganan MoU perlindungan hukum guru antara PGRI Kabupaten Bengkalis dan Polres Bengkalis.

Sekda Minta Satgas Perkuat Deteksi Dini Karhutla Bengkalis

4 Juni 2026 - 10:20 WIB

Sekda Bengkalis Ersan Saputra memeriksa peralatan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan saat apel kesiapsiagaan tahun 2026.
Trending di Pemerintah Daerah