PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Terkait dugaan pelecehan terhadap simbol negara yang dilakukan oknum karyawan PT SAS di Kecamatan Pinggir berinisial RH (24) yakni memasangkan bendera merah putih dileher seekor anjing, membuat Ketua MPC Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bengkalis, Asep Setiawan geram dan mengecam keras ulah pelaku.
Asep mengatakan bahwa apa yang telah dilakukan pelaku itu telah menciderai semangat Nasionalisme sebagai Bangsa Indonesia. Apalagi disaat akan merayakan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.
“Sebagai Warga Negara Indonesia, kita wajib menghormati simbol negara, salah satunya adalah bendera merah putih yang merupakan kebanggaan kita semua,” ujarnya.
Ketua MPC Pemuda Pancasila ini tidak terima dengan ulah pelaku yang telah melecehkan simbol negara dengan mengikatkannya di leher anjing. Karena pemasangan bendera merah putih itu tidak boleh sembarangan apalagi di leher seekor anjing.
“Apapun alasannya, oknum pelaku ini tidak memiliki rasa hormat terhadap simbol negara dan tidak memiliki wawasan kebangsaan. Sepertinya pelaku ini tidak pernah di didik dengan pendidikan moral sebagai warga negara. Hingga seenaknya saja melakukan sesuatu tanpa tau dampak akibatnya. Dan kami Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkalis tidak terima dengan apa yang telah dilakukan pelaku tersebut,” tegasnya.
Atas nama Pemuda Pancasila Kabupaten Bengkalis, Asep meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut dan memproses secara hukum pelaku penghinaan terhadap simbol negara ini.
“Meskipun sudah meminta maaf, kami minta pelaku tetap di proses hukum atau ditahan sesuai undang-undang yang berlaku, agar dapat memberikan efek jera kepada siapapun yang mencoba melecehkan simbol negara Indonesia. Karena sudah sering terjadi hal seperti ini dan selesai setelah pelaku meminta maaf. Untuk kali ini kita minta ada tindakan hukum yang konkrit terhadap pelaku,” pungkasnya.(ril)








