Menu

Mode Gelap

Terkini · 5 Sep 2022 20:02 WIB ·

Gubri Gelar Rapat Persiapan Kunjungan Balasan JSJN dan PDRM ke Riau


 Gubri Gelar Rapat Persiapan Kunjungan Balasan JSJN dan PDRM ke Riau Perbesar

PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menggelar rapat persiapan kunjungan balasan Pengarah Jabatan Siasatan Jenayah Narkotika (JSJN), Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Dato’ Ayob Khan Bin Mydin Pitchay terkait rencana kerjasama penanganan peredaran narkoba antara Malaysia dengan Indonesia khususnya Provinsi Riau.

Rapat ini juga turut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal, Dandrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung,  Kepala BNN Provinsi Riau Robinson, dan undangan lainnya.

Dalam rapat tersebut, Gubri mengajak untuk bersama mempersiapkan bahan-bahan untuk penanganan peredaran narkoba yang nantinya akan disatukan menjadi satu data. Sehingga melalui satu data akan disampaikan kepada pihak Malaysia saat kunjungan ke Provinsi Riau.

“Kesempatan hari ini, kami sengaja mengundang karena maksud kita nanti akan kedatangan tamu dari Kepolisian Negara Malaysia berkenaan dengan urusan narkoba. Ini menindaklanjuti hasil kunjungan kami bersama pak Dandrem, wakapolda, dan kepala BNN Riau,  beberapa waktu lalu,” kata Gubri, di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi Pekanbaru, Senin (05/09/2022).

Gubri menjelaskan, melalui pertemuan saat kunjungan ke Malaysia terkait penanganan pengendara narkoba antara Malaysia dan Indonesia khususnya di Provinsi Riau, pihak Malaysia mengusulkan membuat pembentukan satuan tugas atau taspos.

“Pembentukan  taspos ini  dalam rangka kerjasama untuk penanganan peredaran narkoba antara Malaysia dan Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Gubri mengungkapkan, kunjungan dari JSJN dan PDRM ini ke Provinsi Riau untuk menindaklanjuti  hal ini. Oleh karena itu, pihaknya mengharapkan kepada rekan TNI, Polda, BNN Provinsi Riau dan perwakilan Bea Cukai Provinsi Riau untuk mempersiapkan bahan penanganan penyebaran narkoba.

“Harapan saya memang kalau ini ikhtiar kita mudah-mudahan bisa mengurangi. Kalau menghilangkan sulit tapi minimal mengurangi masuknya dari pesisir kita, sehingga perlunya satu bahasa antara kita dengan Malaysia menangani pengendaran narkoba ini,” pungkasnya.(ril)

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI 77, Dusun Timur Desa Kelapapati Gelar Perlombaan Permainan Rakyat
Artikel ini telah dibaca 217 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kemenkes Kaji Usulan Pemkab Bengkalis Bangun RSUD Bukit Batu

27 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan.

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO

Polisi Tangkap Pria di Bengkalis, Ngaku Beli Sabu dari Perempuan

21 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polisi menangkap pria berinisial YR dalam kasus dugaan penyalahgunaan sabu di Bengkalis

Polres Bengkalis Ungkap Lima Kasus Narkotika, 9 Orang Diamankan

20 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap lima perkara narkotika dalam tiga hari dengan barang bukti sabu dan ganja.

Anak 6 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum PNS di Rupat

18 Agustus 2026 - 17:17 WIB

penanganan dugaan pencabulan anak di Kecamatan Rupat, Bengkalis.
Trending di Hukrim