Menu

Mode Gelap

Pemerintah Daerah · 25 Agu 2026 08:00 WIB ·

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar


 Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Nomor 1184 Tahun 2026 tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada satuan pendidikan yang terdampak kabut asap. Perbesar

Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Nomor 1184 Tahun 2026 tentang pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada satuan pendidikan yang terdampak kabut asap.

Prodesanews.com | Bengkalis — Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis meminta satuan pendidikan mengurangi kegiatan belajar dan aktivitas di luar ruangan setelah kualitas udara di wilayah tersebut mencapai level “Tidak Sehat”.

Dinas Pendidikan menyampaikan imbauan itu melalui Surat Edaran Nomor 1184 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan yang Terdampak Kabut Asap. Dinas menerbitkan surat tersebut pada 24 Agustus 2026 untuk kepala satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Melalui surat edaran itu, Dinas Pendidikan menganjurkan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan mengenakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Dinas juga meminta sekolah membatasi kegiatan luar ruangan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Sekolah juga perlu memastikan ruang kelas memiliki sirkulasi udara yang baik dan menjaga kebersihan lingkungan. Warga sekolah dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih selama kualitas udara belum membaik.

Dinas Pendidikan Bengkalis meminta satuan pendidikan memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi kesehatan warga sekolah. Jika muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, pusing, atau iritasi mata, warga sekolah perlu segera mendapat penanganan medis.

Sementara itu, kota Pekanbaru telah menerapkan kebijakan serupa dengan langkah yang lebih jauh. Pemerintah Kota Pekanbaru menerapkan pembelajaran jarak jauh atau daring bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP pada 24 Agustus 2026. Kebijakan itu berlaku setelah kualitas udara memburuk.

Peserta didik tetap mengikuti pembelajaran dari rumah untuk mengurangi paparan kabut asap.

Kondisi tersebut terjadi di tengah tingginya jumlah titik panas di Pulau Sumatra. Data BMKG Stasiun Pekanbaru yang diperbarui pada 25 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB mencatat 2.787 titik panas di 10 provinsi di Sumatera.

Baca Juga:  KIM Bermasa: Inovasi Digital Tingkatkan Transparansi Informasi Desa

Dari jumlah itu, 447 titik panas berada di Provinsi Riau dengan Kabupaten Bengkalis mencatat 40 titik panas.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO

Polisi Tangkap Pria di Bengkalis, Ngaku Beli Sabu dari Perempuan

21 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Polisi menangkap pria berinisial YR dalam kasus dugaan penyalahgunaan sabu di Bengkalis

Polres Bengkalis Ungkap Lima Kasus Narkotika, 9 Orang Diamankan

20 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Satresnarkoba Polres Bengkalis mengungkap lima perkara narkotika dalam tiga hari dengan barang bukti sabu dan ganja.

Anak 6 Tahun Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum PNS di Rupat

18 Agustus 2026 - 17:17 WIB

penanganan dugaan pencabulan anak di Kecamatan Rupat, Bengkalis.

Karhutla Bengkalis Meluas, 23,5 Hektare Lahan Terdampak

18 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Tim gabungan menangani karhutla di Kabupaten Bengkalis

Meriah, Apel Peringatan HUT Ke-81 RI Desa Jangkang Libatkan Mahasiswa KKN UIN Suska

17 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Trending di Pemerintah Daerah