Menu

Mode Gelap

Sorot · 6 Mei 2026 10:00 WIB ·

Polsek Bantan Perkuat Ketahanan Pangan Jagung di Sukamaju


 📸 Ps. Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar meninjau tanaman jagung pipil program ketahanan pangan di Desa Sukamaju. Perbesar

📸 Ps. Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar meninjau tanaman jagung pipil program ketahanan pangan di Desa Sukamaju.

Prodesanews.com | Bengkalis – Polsek Bantan Polres Bengkalis memperkuat program ketahanan pangan berbasis desa melalui pendampingan budidaya jagung pipil di Desa Sukamaju, Kecamatan Bantan. Program ini melibatkan BUMDes Bathin Restu Bersama dan pemerintah desa dengan pengelolaan lahan sekitar dua hektar untuk mendorong ekonomi lokal berbasis pertanian.

Ps. Kapolsek Bantan IPTU Muhammad Iskandar, S.P bersama Bhabinkamtibmas Desa Sukamaju Aipda Junaidi Kurniawan turun langsung mengecek tanaman jagung di lahan Jalan Sandang Pangan RT 01/RW 08, Selasa, 4 Mei 2026 pukul 09.00 WIB. Polsek Bantan menjalankan langkah ini sebagai bagian dari pengawasan dan pendampingan agar program ketahanan pangan berjalan sesuai rencana.

BUMDes Bathin Restu Bersama mengelola lahan tersebut bersama pemerintah desa. Polsek Bantan turut mengkoordinasikan pelaksanaan di lapangan bersama perangkat desa dan pengelola BUMDes. Petani membudidayakan jagung pipil merk Paragon sebagai komoditas utama dalam program tersebut.

Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung sudah memasuki fase berbuah dengan pertumbuhan yang relatif stabil. Kondisi itu menandakan lahan segera memasuki masa panen, sementara jadwal panen masih menunggu koordinasi antara BUMDes dan pemerintah desa.

Petugas menemukan beberapa titik tanaman mengalami kerusakan di lahan tersebut. Tim di lapangan langsung memangkas bagian tanaman yang rusak untuk menjaga kualitas pertumbuhan dan mencegah penurunan hasil panen.

IPTU Muhammad Iskandar menegaskan Polsek Bantan mendukung penuh penguatan ketahanan pangan masyarakat desa. “Program ini kami dorong agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya, Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi Polri, pemerintah desa, dan BUMDes perlu terus diperkuat agar program tidak berhenti pada tahap budidaya. “Kami ingin memastikan kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi dampak ekonomi nyata bagi warga desa,” kata Iskandar.

Baca Juga:  Eks Finalis Puteri Indonesia 2024 Asal Riau Ditangkap

Kolaborasi tersebut menargetkan peningkatan kapasitas produksi pangan desa sekaligus memperkuat ekonomi berbasis pertanian. Upaya ini diharapkan mempercepat kemandirian pangan di tingkat desa melalui pengelolaan yang berkelanjutan.[ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dua Pemuda Ditangkap, Polisi Telusuri Indikasi Jaringan di Mandau

14 Mei 2026 - 08:45 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap dua pemuda terkait kasus sabu di Kecamatan Mandau.

Polisi Bekuk Pria Terkait Sabu di Bantan

14 Mei 2026 - 08:30 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menangkap pria dalam kasus sabu di Kecamatan Bantan.

Polres Bengkalis Tangkap Dua Pria Kasus Sabu di Kelapapati

14 Mei 2026 - 08:15 WIB

Petugas Polres Bengkalis menangkap dua pria kasus sabu di Kelapapati.

Polisi Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bengkalis

14 Mei 2026 - 08:00 WIB

Petugas Polsek Mandau melakukan penyelidikan kasus kekerasan seksual anak di wilayah Bengkalis.

GMNI Tuding DPRD dan Polisi Ingkar Kesepakatan Dialog BBM

13 Mei 2026 - 16:20 WIB

Mahasiswa GMNI berorasi di halaman DPRD Bengkalis saat aksi protes kelangkaan BBM.

Polisi Bongkar Dugaan Jalur Sabu Siak Kecil, DPO Diburu

13 Mei 2026 - 09:42 WIB

Polisi mengamankan barang bukti sabu di rumah tersangka di Siak Kecil
Trending di Hukrim