PEKANBARU – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis mendalami potensi kontribusi Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam pertemuan dengan PT Hutama Karya di Pekanbaru, Kamis (4/9/2025).
Rombongan Komisi III dipimpin Ketua Sanusi dan disambut Kepala Bidang Regional PT Hutama Karya, Bromo, beserta tim. Pertemuan diawali dengan pemaparan profil perusahaan dan program kerja yang tengah dijalankan.
Sanusi menjelaskan, kunjungan ini bertujuan memperoleh informasi detail mengenai kontribusi Tol Permai terhadap PAD. “PAD menopang pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur. Kondisi keuangan daerah belum maksimal, sehingga kami berupaya mengoptimalkan PAD, baik dari sektor pajak maupun lainnya,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Bromo menyebut perbaikan jalan tol masih berlangsung hingga akhir Desember sebelum ditinjau Kementerian PUPR. Ia menambahkan, PT Hutama Karya juga bekerja sama dengan PKS dan Polda untuk menertibkan kendaraan kelebihan muatan. “Setiap tahun kami juga membayar TPP dan membuka peluang kerja sama dengan UMKM, termasuk penyediaan lahan usaha di area tol,” jelasnya.
Sekretaris Komisi III, Adihan, mendorong PT Hutama Karya memperhatikan fasilitas umum di rest area. “Kami berharap ada toilet memadai dan tarif tol menyesuaikan kondisi ekonomi masyarakat,” katanya.
Pihak perusahaan menegaskan, penyesuaian tarif tol diajukan ke Kementerian PUPR setiap dua tahun dengan mekanisme ketat. Sementara untuk batas muatan kendaraan di jalan tol, ditetapkan maksimal 10 ton.
Anggota Komisi III, Jonner L. Tobing, berharap pembangunan infrastruktur yang dilakukan PT Hutama Karya memberi manfaat langsung. “Semoga Tol Permai benar-benar menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat,” ungkapnya.
Menutup pertemuan, Sanusi menyampaikan apresiasi atas keterbukaan PT Hutama Karya. “Peningkatan PAD tidak lepas dari sinergi antara perusahaan dan pemerintah, sejalan dengan visi Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Sejahtera,” tandasnya.
Sumber: Humas Sekwan








