Prodesanews.com | BENGKALIS – Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris, menyatakan pentingnya penguatan sistem pertahanan dan keamanan laut di wilayah perbatasan Bengkalis, Riau. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan kerjanya ke Bengkalis, Senin, 19 Mei 2025.
Dalam pertemuan bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan unsur Forkopimda di Wisma Daerah Sri Mahkota, Haris menekankan bahwa keterbatasan alat utama sistem senjata (alutsista) masih menjadi kendala di lapangan.
“Kami siap. Kami punya tenaga, keterampilan, dan waktu. Tapi kami juga membutuhkan alat yang memadai,” ujarnya.
Bengkalis disebutnya memiliki posisi strategis sebagai jalur masuk dari luar negeri dan rawan terhadap aktivitas kriminal di wilayah laut. “Kejahatan akan terus meningkat, mereka juga upgrade kemampuan. Sekarang tinggal kita, petugas, mau upgrade atau tidak,” kata Haris.
Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, yang mewakili Bupati Kasmarni, menyambut kunjungan tersebut sebagai upaya memperkuat sinergi antara TNI AL dan pemerintah daerah.
“Koordinasi dan kerja sama ini penting untuk mendukung pertahanan, penegakan hukum, serta pengembangan wilayah pertahanan laut,” kata Bagus.
Menurut Bagus, posisi Bengkalis sebagai daerah perbatasan membuatnya rentan terhadap berbagai tindak kriminalitas. Namun ia menyebut penanganannya cukup terkendali berkat kerja sama lintas sektor.
Haris menutup pertemuan dengan mengajak seluruh unsur Forkopimda menjaga stabilitas daerah. “Jangan bawa konflik ke negeri ini. Menjaganya butuh waktu, menghancurkannya sebentar,” ujarnya.[ril]








