Prodesanews.com | BENGKALIS – Tidak ada orasi, tak terdengar pekikan tuntutan upah layak. Peringatan Hari Buruh Internasional di PT Adei Plantation & Industry, Rabu, 30 April 2025, berlangsung hening namun simbolik. Serikat pekerja perusahaan perkebunan sawit itu memilih menggelar syukuran dan aksi tanam pohon bersama Kapolres Bengkalis dan jajaran Forkopimda.
Kegiatan yang berlangsung di area Waduk Divisi 4, Desa Semunai, Kecamatan Pinggir, ini diikuti sekitar 50 peserta dari unsur serikat buruh, manajemen perusahaan, kepolisian, serta pejabat pemerintah daerah. Tidak ada spanduk protes. Yang tampak justru tumpeng, paket sembako, dan bibit pohon siap tanam.
Acara dibuka dengan doa bersama dan sambutan dari Senior Manager KMU PT Adei, Jansen Sitinjak. Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan dalam pidatonya mengapresiasi kemitraan antara pekerja, perusahaan, dan kepolisian. “Kolaborasi semacam ini penting dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif dan produktif,” ujar Budi.
Puncak acara ditandai dengan penanaman 50 bibit pohon—di antaranya Mahoni, Kayu Manis, dan Kayu Putih—oleh para pejabat yang hadir. Hadir pula Kadisnaker Kabupaten Bengkalis, Camat Pinggir, Danramil, serta pengurus serikat buruh dari SPSI, SBRI, KSPSI, dan SBSI.
Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Kebersamaan untuk Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional” serta tagline “May Day is Kolaborasi Day.”
Di tengah maraknya demonstrasi buruh di sejumlah daerah, pilihan PT Adei memperingati May Day lewat pendekatan kolaboratif menjadi kontras tersendiri.[ril]








