Prodesanews.com | BENGKALIS – Polres Bengkalis menggelar bakti sosial (Baksos) dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H dengan membagikan 100 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 27 Februari 2025, di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri, yang hadir mewakili Bupati Bengkalis, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), serta aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari Politeknik Negeri Bengkalis, STAIN Bengkalis, dan IsNJ Bengkalis.
Selain Johansyah Syafri, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Inf Suratno, Ketua STAIN Bengkalis Dr. H. Abu Anwar, dan Ketua BEM Politeknik Negeri Bengkalis, Herizal Kurniawan. Dalam sambutannya, Herizal mengucapkan terima kasih kepada Polres Bengkalis yang telah mengundang mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial ini, yang sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan kepolisian di Bengkalis.
Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan kolaborasi ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara berbagai pihak di Bengkalis,” ujarnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan, khususnya menjelang bulan Ramadhan.
Mewakili Bupati Bengkalis, Johansyah Syafri memberikan apresiasi atas terlaksananya Baksos ini. Ia menilai kegiatan ini sangat positif karena dapat memperkuat sinergi antara Polres Bengkalis, Pemerintah Kabupaten Bengkalis, dan mahasiswa. “Kegiatan ini sejalan dengan visi kita untuk menjadikan Kabupaten Bengkalis lebih maju dan sejahtera. Mari kita bersama-sama mendukung Polres Bengkalis dalam menciptakan kondisi yang lebih aman dan tertib,” katanya.
Johansyah juga mengajak mahasiswa untuk menjadi contoh dalam keselamatan berlalu lintas dengan selalu menggunakan helm yang benar saat beraktivitas. “Kita harus menjadikan kebiasaan ini sebagai bagian dari budaya yang kita tanamkan sejak dini, terutama di kalangan mahasiswa, yang menjadi agen perubahan di masyarakat,” pungkasnya.[*]








