Menu

Mode Gelap

Terkini · 19 Mar 2025 14:05 WIB ·

Festival Lampu Colok 2025, Menyulut Kembali Semangat Tradisi di Era Modern


 📸 Menara colok Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis tahun 2024 lalu.(Ist) Perbesar

📸 Menara colok Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis tahun 2024 lalu.(Ist)

Prodesanews.com | BENGKALIS, 19 Maret 2025 – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparbudpora) kembali menggelar Festival Lampu Colok pada tahun 2025. Acara ini menjadi puncak perayaan bulan suci Ramadan sekaligus upaya melestarikan warisan budaya lokal yang sarat nilai keislaman di tengah arus modernisasi.

Tradisi lampu colok telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bengkalis dan biasanya dipamerkan setiap tanggal 27 Ramadan. Festival ini tidak hanya menampilkan keindahan visual instalasi cahaya bernuansa religi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas dalam merancang gerbang lampu yang mencerminkan esensi spiritual Ramadan.

Untuk berpartisipasi, peserta harus mendaftarkan karya mereka melalui nomor kontak resmi yang disediakan. Pendaftaran dibuka mulai 8 Maret hingga 23 Maret 2025. Penilaian dilakukan oleh tim juri independen dengan kriteria yang telah diumumkan secara transparan kepada publik.

Sebagai bentuk apresiasi, Disparbudpora menyiapkan hadiah pembinaan bagi para pemenang. Juara pertama akan memperoleh Rp15 juta, juara kedua Rp13 juta, juara ketiga Rp11 juta, serta peringkat berikutnya masing-masing Rp9 juta, Rp8 juta, dan Rp7 juta.

Harapan besar disematkan pada generasi muda untuk terus menghidupkan tradisi lampu colok sebagai bagian dari identitas budaya Bengkalis. Pada penyelenggaraan tahun lalu, festival ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Bengkalis, dengan ribuan pengunjung yang hadir. Tradisi ini memiliki akar sejarah yang dalam, bermula sebagai bentuk penghormatan kepada malam Lailatul Qadar. Meskipun tradisi serupa ditemukan di beberapa wilayah lain di Indonesia, Bengkalis memiliki keunikan tersendiri dalam pelaksanaannya.

Acara ini tidak hanya memperkuat ikatan sosial antarwarga, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya. Dengan menggabungkan unsur tradisional dan modern, Festival Lampu Colok 2025 diharapkan menginspirasi daerah lain untuk turut melestarikan kekayaan budaya lokal.

Baca Juga:  Ekstasi Baru Bentuk Serbuk Masuk Kota Duri

Melalui festival ini, Bengkalis membuktikan bahwa nilai-nilai luhur masih relevan di era modern, sekaligus menawarkan potensi wisata budaya yang patut diapresiasi.[ril]

Artikel ini telah dibaca 483 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Asap Karhutla Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Kembali Daring

7 September 2026 - 08:00 WIB

Siswa mengikuti pembelajaran daring di Pekanbaru akibat kualitas udara tidak sehat.

Polisi Ungkap Dua Kasus Narkotika di Bengkalis, 15 Paket Sabu Disita

3 September 2026 - 11:25 WIB

Dua pria yang diamankan dalam pengungkapan dua kasus dugaan peredaran sabu di Bengkalis.

Bupati Kasmarni minta ICMI Bengkalis bawa gagasan ke lapangan

31 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri pelantikan Pengurus ICMI Orda Bengkalis.

Kemenkes Kaji Usulan Pemkab Bengkalis Bangun RSUD Bukit Batu

27 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan.

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap

Polisi Ringkus Pengedar Ekstasi dan Buron Narkoba Bengkalis

21 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Polisi mengungkap dua kasus narkotika berbeda di Mandau dengan 29 butir ekstasi dan satu DPO
Trending di Hukrim