Menu

Mode Gelap

Sorot · 5 Agu 2024 19:40 WIB ·

KKM Peghat Senghagah Bersama LSM Bahtera Melayu Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan


 KKM Peghat Senghagah Bersama LSM Bahtera Melayu Lakukan Kegiatan Peduli Lingkungan Perbesar

BENGKALIS – Kelompok Konservasi Mangrove (KKM) Paghet Senghagah dan LSM Bahtera Melayu, melakukan aksi peduli lingkungan di Kawasan Konservasi Mangrove Paghet Senghagah Desa Kelapapati Bengkalis.Sabtu, (3/8/)

Dengan mengusungkan tema “Edukasi Mangrove, Manfaat Magrove dan Menabung Lumpur untuk Masa Depan”. kegiatan peduli lingkungan melibatkan 30 siswa SMKN 3 Bengkalis.

Direktur Eksekutif Bahtera Melayu Defitri Akbar mengatakan, mengatakan tujuan dilakukan kegiatan dalam rangka edukasi pentingnya menjaga lingkungan

“Hari ini kita bersama kelompok konservasi mangrove melibatkan siswa sekolah, guna memberikan pemahaman bahwa pentingnya menjaga lingkungan,”ucapnya.

Defitri juga mengatakan pada bulan Mei lalu kelompok Konservasi Mangrove Paghet Senghagah ini mendapat kunjungan dari Global Environment Center (GEC) dari Malaysia dan Yayasan Gambut (YG) Riau, kunjungan itu dilakukan dalam rangka assessment ke Kelompok Konservasi Paghet Seghaghah Desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis Kedatangan rombongan GEC dan YG ke Desa Kelapapati tersebut didampingi juga LSM Bahtera Melayu.

“Kita mencoba memperkenalkan Desa Kelapapati dan Kelompok konservasi mangrove ini kepada teman-teman dari Global Environment Center (GEC), dan Yayasan Gambut (YG) Riau, dan hasilnya mereka tertarik dengan mangrove yang kita miliki dan mulai program mereka lakukan di kelompok kita ini,”jelas Pria dipanggil Atah ini.

Lebih lanjut Defitri menjelaskan kepada siswa SMK Negeri 3 Bengkalis bahwa kelompok mangrove adalah suatu tipe hutan yang tumbuh di daerah pasang surut, terutama di pantai yang terlindung, laguna dan muara sungai yang tergenang pada saat pasang dan bebas dari genangan pada saat surut yang komunitas tumbuhannya bertoleransi terhadap salinitas.

Sambungnya lagi hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat secara fisik, ekologis dan ekonomis. Secara fisik manfaat mangrove antara lain, sebagai perlindungan terhadap sedimentasi, abrasi dan instrusi air laut, penahan badai dan angin yang bermuatan garam, serta untuk menurunkan emisi karbon. Secara ekologis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat hidup, perlindungan dan sumber pakan bagi biota laut dan spesies yang ada di sekitarnya.

Baca Juga:  Klarifikasi Kades Pangkalan Batang Terkait Terbitnya Surat Kepemilikan Tanah Makan Tua

Sedangkan secara ekonomis hutan mangrove berfungsi sebagai tempat rekreasi wisata, serta sebagai sumber mata pencaharian masyarakat sebagai nelayan penangkap ikan, udang, kepiting dan lainnya.

Sementara itu, Rio Fernandes sebagai Ketua Pembina Kelompok Mangrove mengucapkan terima kasih kepada Global Environment Center (GEC) dari Malaysia dan Yayasan Gambut (YG) Riau yang telah memberikan dan memasukan program kegiatan di kelompok mangrove Paghet Senghagah Desa Kelapapati.

“Kami sekarang pembuatan bedeng pembibitan dan pada hari ini kami melakukan kegiatan bersama siswa SMK Negeri 3 Bengkalis dengan tema “Edukasi Mangrove, Manfaat Magrove dan Menabung Lumpur untuk Masa Depan,,”ungkap Rio.

Menurut Rio siswa adalah sebagai agen perubahan masa depan perlu diberikan edukasi tentang pelestarian lingkungan khususnya ekosistem mangrove. Kegiatan ini juga bertujuan untuk melihat keterlibatan siswa dalam aksi peduli lingkungan yaitu pada kegiatan menanam bibit mangrove yang diikuti oleh siswa.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik dan siswa-siswa terlibat secara aktif dalam aksi penanaman sebagai bentuk sikap peduli lingkungan,”ucapnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMK Negeri 3 diwakili Pembina Pramuka M. Julianda Alhafis mengucapkan terima kasih kepada Kelompok Konservasi Mangrove Paghet Senghagah yang memberikan kesempatan dan dan berbagi ilmu tentang mangrove ini kepada siswa-siswa, yang selama ini barang kali belum tau dan mengerti manfaat dari pada menjaga lingkungan terutama hutan mangrove ini.

Hal yang senada disampaikan Ketua OSIS SMK Negeri 3 Bengkalis Ralis Rahmani mengatakan mereka sangat bangga dan senang sekali dengan kegiatan seperti ini, karena mendapat pengetahuan baru tentang lingkungan khususnya tentang mangrove yang banyak sekali manfaatnya dan selama ini kami hanya tau bakau saja.

Kegiatan tersebut, damping Yong Den ketua BPD, Putra Ketua Fisabilillah, Kepala Sekolah SMK Negeri 3 diwakili Pembina Pramuka M. Julianda Alhafis, dan di dampingi dua orang guru yaitu Pani Pujiati dan Fikri Romadhoni.

Baca Juga:  Kebakaran Lahan di Bengkalis Kembali Meluas, Petugas Berjuang Padamkan Api

Terkait kegiatan ini, Kepala Desa Kelapapati Dasril SS menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas terlaksana kegiatan tersebut.
“Kami ucapkan terimakasih dan berikan apresiasi atas kegiatan tersebut, ” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

652 iPhone Bekas Ilegal Senilai Rp 4M Disita Bea Cukai Bengkalis

3 Juli 2026 - 16:00 WIB

Petugas Bea Cukai Bengkalis mengamankan 652 iPhone bekas ilegal di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja.

Polsek Pinggir Ringkus Lima Tersangka Narkoba, Dua Pemasok Masih Diburu

3 Juli 2026 - 09:10 WIB

Lima tersangka kasus narkotika bersama barang bukti sabu, pil ekstasi, timbangan digital, dan telepon genggam hasil pengungkapan Polsek Pinggir di Bengkalis.

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bengkalis Perkuat Sinergi Forkopimda

1 Juli 2026 - 12:45 WIB

Kapolres Bengkalis bersama Forkopimda pada syukuran Hari Bhayangkara ke-80.

DPRD Bengkalis Nilai Distribusi BBM Jadi Akar Persoalan

29 Juni 2026 - 16:50 WIB

Komisi III DPRD Bengkalis bertemu Dinas ESDM Provinsi Riau membahas distribusi BBM Bengkalis dan usulan penambahan kuota BBM bersubsidi.

Polres Bengkalis Ungkap Dua Kasus Sabu di Mandau, Dua Pengedar Ditangkap

29 Juni 2026 - 11:00 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis menunjukkan barang bukti sabu hasil pengungkapan dua kasus di Kecamatan Mandau.

BLT DD Tahap 4,5 dan 6 Desa Sungai Batang Disalurkan

27 Juni 2026 - 07:20 WIB

Trending di Terkini