Prodesanews.com | BENGKALIS – Beragam modus penipuan dan pencemaran nama baik akhir-akhir ini marak terjadi di tanah air, banyak diantaranya mengatasnamakan pejabat seperti bupati maupun wakil bupati.
Di Kabupaten Bengkalis, Bupati Kasmarni kembali dicatut namanya dalam modus penempatan tenaga kesehatan (Nakes) serta peresmian RSUD Rupat Utara melalui Surat Edaran (SE) yang seolah di tandatangani langsung olehnya.
Dalam SE palsu tersebut memuat 2 poin penting, yakni ;
1. Sebahagian PNS Kesehatan dipindahkan ke RSUD Rupat Utara.
2. Seluruh PPPK Kesehatan Lulusan Tahun 2024 ditempatkan di RSUD Rupat Utara.
Mengetahui hal tersebut, Kadis Kominfotik Bengkalis, Suwarto langsung melakukan koordinasi ke Kadis Kesehatan dan Kepala BKPP Bengkalis. Ternyata, SE tersebut adalah Hoaks, dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran informasi nya,” pesan Suwarto, Kamis (16/5/2024).
Sebelumya, nama Bupati Kasmarni juga dicatut seseorang dengan nomor 0822-9597-7887 yang mengaku sebagai Ajudan Bupati Bengkalis dengan modus mengiming-imingkan akan memberikan bantuan kepada Tim PKK sebesar 75 juta.
Penipu ini beraksi dengan menelpon sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Bengkalis. Anehnya, penipu ini malah menyuruh penerima menghubungi nomor lain untuk konfirmasi penerimaan uang tunai tersebut.
Dengan maraknya modus penipuan seperti ini, Bupati Bengkalis tidak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah percaya dengan isu yang berkembang saat ini.
“Kepada masyarakat di Kabupaten Bengkalis tetaplah waspada dan berhati-hati. Kami tidak pernah melakukan modus seperti itu, apalagi sampai meminta uang tunai kepada masyarakat,” pesan Kasmarni.








