BENGKALIS – Bupati Bengkalis mengingatkan pentingnya netralitas dan tidak berpolitik praktis kepada penyuluh agama, demikian disampaikan dalam acara penyerahan Surat Kerja (SK) Penyuluh Agama Islam (Da’i) serta Koordinator Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, Selasa, (16/1/2024) di Balai Kerapatan Wisma Sri Mahkota Bengkalis.
“Karena hal itu merupakan sebuah pelanggaran dan tidak dibenarkan, justru selalu tunjukkan netralitas dan integritas di tengah masyarakat agar dapat menjaga kondusifitas sehingga pemilu damai dapat diwujudkan,” kata nya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan tahniah kepada para penyuluh agam serta koordinator atas diterimanya SK, Bupati berharap untuk bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing.
“Ucapan selamat dan tahniah kami ucapkan kepada seluruh penyuluh dan penggiat agama islam desa dan kelurahan serta kordinator Kecamatan yang telah menerima SK dalam menjalankan tugas sebagai penggiat dari Pemkab Bengkalis,” kata Bupati.
Disamping penyerahan SK juga dilaksanakan acara silaturahmi Pemkab Bengkalis dengan penerimaan penyediaan biaya pendidikan Beasiswa Tahfidz Qur’an.
Bupati Bengkalis Kasmarni yang bergelar Datuk Seri Setia Amanah mengucapkan syukur dengan rasa senang dan bangga bisa bersilaturahmi dengan hafidz hafidzah penerima beasiswa tahfidz Pemkab Bengkalis.
Pemkab Bengkalis di kepemimpinan Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso berkomitmen besar untuk melakukan pembangunan di bidang sosial, keagamaan dan meningkatkan sumber daya manusia salah satunya dengan program penyediaan pendidikan beasiswa tahfidz Qur’an untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri.
Pada kesempatan itu juga Bupati Bengkalis Kasmarni menerima piagam penghargaan dari Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Riau.








