Menu

Mode Gelap

Hukrim · 19 Jun 2022 14:14 WIB ·

Awalnya Ditangkap Bawa Senpi, Ternyata Pria Ini Kurir Narkoba


 Teks foto : Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi. Perbesar

Teks foto : Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi.

PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Seorang pria berinisial CG (28) ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru di salah satu wisma di Pekanbaru. Pasalnya pria tersebut kedapatan membawa senjata api (senpi) rakitan tanpa izin. Ternyata senpi ini digunakan untuk melindungi pelaku dalam mengedarkan narkoba.

Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal melalui Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi mengatakan, pelaku ditangkap atas informasi dari warga yang khawatir dengan senjata api yang selalu dibawa oleh pelaku.

Atas laporan tersebut, sambung Kombes Pol Pria Budi, tim yang dipimpin Kompol Andrie Setiawan langsung ke wisma tempat pelaku menginap. Tak menunggu lama, polisi langsung menggerebek pelaku di kamarnya.

“Setelah ditangkap, pelaku digeledah dan ditemukan dua buah senjata api rakitan dari kamarnya. Selain itu terdapat pula tujuh buah peluru,” kata Kapolresta dilansir dari Mediacenter Riau, Minggu (19/06/2022).

Lanjutnya, pelaku langsung diinterogasi polisi. Dari hasil pemeriksaan, ternyata pelaku merupakan kurir narkoba.

“Pelaku ini kurir narkoba, dia mengaku senjata api ini untuk menjaga diri. Terkait narkoba masih terus kami dalami perannya,” ungkap Pria Budi.

Kapolresta Pekanbaru ini membeberkan, pelaku CG telah memiliki senjata api lebih kurang selama dua tahun. Selain itu dia juga positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine. Kepolisian hingga kini masih terus mendalami keterkaitan kasus lain yang mungkin berhubungan.

“Terkait kasus lainnya yang mungkin berhubungan masih terus kami dalami,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan menambahkan, dari pengakuan pelaku, senjata api itu dibeli dari Kota Palembang, Sumatera Selatan dengan harga Rp3 juta. Sedangkan senjata api lainnya merupakan milik temannya yang berinisial R. Hingga kini keberadaan R masih dalam pencarian.

Baca Juga:  Buka Muscam Ke- V DPK KNPI, Iwan Saputra Tegaskan Ketua PK Agar Tidak Vakum

“Pelaku dijerat pasal 1 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, amunisi dan bahan peledak, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun,” pungkasnya.(ril)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemdes Pedekik Salurkan Dana BLT Tahap II Untuk Tiga Bulan Sebanyak 102 KPM

30 Juni 2022 - 18:20 WIB

Ikut Rakor Bersama Gubernur Se-Sumatera, Bupati Kasmarni Bahas 5 Poin Penting

30 Juni 2022 - 13:15 WIB

Pencari Suaka Asal Myanmar Ditangkap Imigrasi Rohil

27 Juni 2022 - 17:07 WIB

Dibuka Gubernur Riau, Gebyar Makan Durian di Desa Berencah Sukses Terselenggara

27 Juni 2022 - 10:10 WIB

Road To 76, Kapolda Riau Lakukan Kick Off dan Jump Ball

27 Juni 2022 - 08:28 WIB

Konferprov XV PWI Riau di Bengkalis Berjalan Lancar, PWI Bengkalis Sampaikan Terimakasih Atas Dukungan Bupati Bengkalis

25 Juni 2022 - 19:39 WIB

Trending di Sorot