Prodesanews.com — PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memulai 2026 dengan tetap mengandalkan dua skutik hybrid, Fazzio dan Grand Filano, sebagai penggerak segmen Classy Yamaha. Keduanya menjadi model pertama yang memperkenalkan teknologi Mild Hybrid di kelas 125 cc sejak 2022, menegaskan arah elektrifikasi ringan yang dipilih Yamaha di tengah pasar skutik yang semakin kompetitif.
Sistem hybrid yang digunakan, Hybrid Power Assist, bekerja memaksimalkan fungsi Smart Motor Generator (SMG). Perangkat yang semula hanya sebagai starter elektrik itu kini memberi dorongan tenaga melalui Electric Power Assist Start (EPAS) pada tiga detik awal akselerasi, sebelum berhenti di kisaran 5.500 rpm. Tanpa baterai tambahan dan modul kontrol rumit, teknologi ini menjaga bobot tetap ringan serta biaya produksi terkendali.
Meski memakai basis mesin Blue Core 125 cc yang sama, performa Fazzio dan Grand Filano tidak sepenuhnya identik. Fazzio mencatat tenaga sekitar 6,2 kW dan torsi 10,6 Nm, sementara Grand Filano berada di angka 6,1 kW dan torsi 10,4 Nm. Perbedaan bobot dan orientasi desain membuat karakter keduanya bergeser: Fazzio lebih responsif, Grand Filano lebih halus dan berorientasi gaya.
Grand Filano membawa paket fitur lebih lengkap—panel TFT-digital, smart key system, lampu LED, bagasi 27 liter, hingga pengisian BBM model smart front refuel. Dalam uji berbasis WMTC, konsumsi bahan bakarnya mencapai sekitar 60 kilometer per liter. Fazzio menawarkan pendekatan lebih sederhana, dengan desain retro minimalis dan opsi personalisasi yang menjadi ciri segmen Classy.
Harga dua skutik ini tetap dijaga agar tidak melampaui daya beli konsumen massal. Fazzio dipasarkan mulai Rp22,27 juta hingga Rp24,74 juta, sedangkan Grand Filano dijual Rp28,31 juta hingga Rp28,79 juta. Harga dapat berbeda di tiap wilayah.
Keputusan Yamaha mempertahankan teknologi Mild Hybrid di 2026 sekaligus memperlihatkan peta strategi industri: elektrifikasi dilakukan bertahap, bukan dengan lompatan mahal yang belum tentu sesuai kondisi pasar. Di tengah dorongan pemerintah menuju kendaraan listrik penuh dan dominasi kompetitor di segmen skutik konvensional, Yamaha memilih jalur transisi yang lebih realistis. Mild Hybrid menjadi jembatan yang efisien, tidak mengubah pola penggunaan harian, dan tetap memberi nilai tambah di pasar skutik 125 cc yang tumbuh cepat.[pnc/ril]








