PRODESANEWS COM | BENGKALIS – Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya, pemerintah telah membangun dan mengembangkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang umum disebut e-government.
Sistem digital ini tak hanya bermanfaat bagi jalannya pemerintahan, melainkan juga bagi kemudahan publik. Selain itu, SPBE juga merupakan salah satu upaya untuk memangkas biaya dan waktu, serta meminimalisir terjadinya praktik korupsi dalam pelayanan.
Agar hal ini bisa segera terwujud di Kabupaten Bengkalis, pemerintah daerah melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) bersama seluruh perangkat daerah melakukan penyusunan arsitektur SPBE.
Menurut Kadis Kominfotik Bengkalis, Hendrik Dwi Yatmoko, arsitektur SPBE merupakan kerangka dasar yang mendeskripsikan keterpaduan proses data, informasi, infrastruktur, aplikasi dan keamanan guna menciptakan sistem pelayanan yang terintegrasi.
Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Bimtek Penyusunan Arsitektur SPBE yang dibuka Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Bustami HY di Pantai Marina Hotel Bengkalis, Kamis (27/7/2023).
Hendrik mengatakan, saat ini masing-masing Perangkat Daerah memiliki sistem aplikasi yang berbeda-beda dan belum terintegrasi satu sama lain.
“Sedikitnya 35 aplikasi dan ratusan web Perangkat Daerah yang berjalan sendiri-sendiri. Kedepannya akan kita bangun super apps yang akan menampung dan menghubungkan sistem yang sudah dibuat sebelumnya,” ujarnya.
Dengan super apps, sambung Hendrik, cukup satu portal dan satu user saja sehingga memudahkan untuk pelayanan, khususnya pelayanan kepada masyarakat.
“Seandainya perangkat daerah hendak membangun aplikasi dengan anggaran sendiri, harus ada rekomendasi Diskominfotik terlebih dahulu. Hal ini dilakukan sebagai standarisasi supaya output dari aplikasi tersebut dapat dipergunakan secara maksimal,” pungkasnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Bustami HY sangat menyambut baik terlaksananya kegiatan Bimtek ini. Ia yakin, hal tersebut dapat mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan akuntabel, serta meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan berbasis elektronik.
Untuk diketahui, kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Diskominfotik Provinsi Riau, yaitu Kabid Aplikasi dan Informatika, Muhammad Arifin.(ril)








