Prodesanews.com | Pekanbaru – Universitas Riau mulai mempercepat penataan data akademik sehari setelah sosialisasi penerapan ijazah dan transkrip digital yang digelar pada Senin, 8 Desember 2025 kemarin. Langkah ini menjadi fase awal menuju masa transisi hingga Februari 2026, ketika dokumen akademik kampus ditargetkan sepenuhnya berformat digital.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Mexsasai Indra, menilai penyesuaian hari ini menjadi krusial karena setiap fakultas harus memastikan data mahasiswa dan lulusan tersusun rapi sebelum sistem digital dijalankan. Ia menegaskan bahwa transformasi dokumen akademik tidak bisa menunggu lama. “Perubahan ke digital adalah kebutuhan mendesak. Kampus harus bergerak cepat dan adaptif,” ujarnya.
Menurut Mexsasai, ijazah dan transkrip digital nantinya dilengkapi Tanda Tangan Elektronik serta sistem verifikasi daring yang dapat diakses alumni tanpa tatap muka. Keamanan dokumen, kata dia, menjadi lebih terjamin sementara proses administratif dapat dipangkas signifikan. “Alumni bisa mengakses dokumen dari mana pun, tanpa menunggu proses manual yang selama ini lama,” ucapnya.
Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi, Ibnu Daqiqil ID, menyebut tindak lanjut hari ini mencakup pengecekan infrastruktur, penyelarasan database, serta simulasi awal pengoperasian sistem. Ia menilai konsistensi tiap fakultas dalam membenahi data menjadi penentu keberhasilan penerapan penuh tahun depan.
Sosialisasi kemarin dihadiri sekitar 200 peserta yang terdiri dari pimpinan fakultas, tenaga kependidikan, pimpinan unit, dan perwakilan organisasi mahasiswa. Hari ini, para peserta mulai menyusun rencana teknis masing-masing unit untuk memastikan transisi berjalan tanpa hambatan.[ril]








