Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 6 Mar 2025 08:18 WIB ·

Pemprov Riau Berencana Bentuk BUMD Baru untuk Kelola Perkebunan Sawit


 📸 
Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengunjungi Dinas Perkebunan Riau.((Sumbe/Doc: MCR) Perbesar

📸 Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengunjungi Dinas Perkebunan Riau.((Sumbe/Doc: MCR)

Prodesanews.com | PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau tengah mengkaji rencana pengelolaan sektor perkebunan kelapa sawit. Opsi yang dipertimbangkan adalah membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru atau mengoptimalkan bisnis inti dari BUMD yang sudah ada.

Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengungkapkan hal ini setelah mengunjungi Dinas Perkebunan Riau di Jalan Cut Nyak Dien pada Rabu (5/3/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi oleh Wakil Gubernur Riau, SF Hariyanto.

“Saya telah meminta Kepala Dinas Perkebunan, Syahrial Abdi, untuk merancang formula yang tepat guna mendirikan BUMD Perkebunan. Semoga dalam waktu dekat kajian mengenai luas lahan yang dapat dikelola bisa segera diselesaikan,” ujar Wahid.

Inisiatif ini berangkat dari pemanfaatan lahan yang sebelumnya bermasalah secara hukum. Lahan-lahan yang telah dimenangkan oleh pemerintah dalam proses litigasi dan berstatus inkrah akan dikelola oleh daerah untuk kepentingan ekonomi.

“Tadi Pak Wagub melaporkan bahwa beberapa lahan sudah memiliki keputusan hukum tetap. Nantinya, lahan tersebut akan dikelola oleh daerah melalui badan usaha,” tambahnya.

Namun, Wahid belum merinci berapa luas lahan yang akan dikelola dan berapa potensi pendapatan yang bisa dihasilkan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah ini bisa menjadi peluang baru untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Kita harus memastikan formulasi yang tepat sebelum mengambil langkah lebih lanjut,” jelas Wahid.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Riau, Syahrial Abdi, menyatakan kesiapannya untuk melakukan kajian terkait potensi lahan sawit yang bisa dimanfaatkan.

Saat ini, salah satu BUMD Riau, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), memiliki anak usaha bernama SPR Trada yang telah menjajaki peluang bisnis di sektor peternakan sapi perah.

Terkait kemungkinan SPR Trada turut mengelola perkebunan sawit sesuai gagasan Gubernur Wahid, Syahrial menilai hal tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut.

Baca Juga:  Kalaksa BPBD Hadi Prasetyo Dampingi Bupati Hadiri Rakor Pencegahan Karhutla Se-Riau

“Semua harus sesuai dengan core bisnis masing-masing. Jika memang diperlukan, maka bisa saja dibentuk BUMD baru untuk tujuan ini. Kami akan segera melakukan kajian lebih lanjut dan melaporkannya kepada gubernur,” tutupnya.(ril)

Artikel ini telah dibaca 559 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.

Kabel Fiber Optic Semrawut, Diskominfotik Bengkalis Bertindak

24 September 2026 - 12:42 WIB

Diskominfotik Bengkalis bersama ISP menata kabel fiber optic di ruas jalan protokol Pulau Bengkalis
Trending di Pemerintah Daerah