Bengkalis,PRODESANEWS.COM— Dalam momen hari Sumpah pemuda Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru Haji Ahmad Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Suwarto, S.Pd, M.Pd beserta jajarannya, menyambut baik atas kehadiran Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso, Forkopimda dan Pejabat Pemkab Bengkalis serta para siswa SDN Bengkalis. Dalam menyukseskan program Sinergi Inovasi Wisata Literasi (SIWILI) Dispersip Bengkalis, yang berlangsung di penjara peninggalan Belanda Huis Van Behauring, Jalan Pahlawan, pada Sabtu (28/10/2023).
Kesempatan pertemuan tersebut usai para pejabat daerah tersebut itu usai melaksanakan kegiatan apel bendera serta rangkaian kegiatan kenegaraan, dan langsung menuju situs peninggalan Sejarah berupa Penjara Belanda Huis Van Behauring dimana Dinas Perpustakaan dan kearsipan telah sebelumnya menyiapkan kegiatan.
Penjara peninggalan Belanda yang bernama “Huis Van Behauring” yang didirikan pada tahun 1810. Fungsi dari penjara peninggalan Belanda ini dulunya adalah, untuk memenjarakan para Raja, Tokoh Masyarakat dan siapa saja yang menentang Belanda di masa penjajahannya.

Kunjungan Wakil Bupati ke Penjara Huis Van Behuiring di damping seluruh pejabat Forkopimda, dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan tuan Guru Ahmad Dr.H Suwarto, M.Pd.
Dalam Sambutannya Wakil Bupati Bengkalis Dr. H.Bagus Santoso menyampaikan pentingnya menjaga dan memperkenalkan Sejarah pada generasi muda, dan dalam momentum hari Sumpah Pemuda, Dinas perpustakaan telah melaksanakan kegiatan di situs Sejarah tersebut dan hal tersebut sangat di apresiasi.
“Ini momentum yang tepat, selama ini ketika ada momentum hari Sumpah Pemuda, hari Pahlawan lainnya, kita sangat jarang mengenalkan putra-putri kita, anak-anak didik kita untuk mengenal dimana ada lokasi-lokasi yang bersejarah, dan melaui pertemuan kita di situs ini bersama para pelajar mudah-mudahan ini menjadi momen berharaga dalam rangka mengenalkan situs Sejarah kepada mereka” ujar Bagus.

Lebih lanjut Bagus Santoso mengatakan, bahwa saat ini Pemerintah kabupaten Bengkalis melalui visi dan misi Bupati Bengkalis sedang mewujudkan menjadikan bengkalis kota pendididikan, dan salah satu yang berkaitan dengan hal tersebut adalah dengan menjaga dan mengembangkan informasi terkait keberadaan situs Sejarah yang ada di kabupaten Bengkalis.
“Dalam rangka mewujudkan visi dan Misi Kabupaten Bengkalis, diantara program yang saat ini sedang kita wujudkan adalah menjadikan kota bengkalis menjadi kota Pendidikan, dan diantara hal yang menunjang kearah kesana adalah peyebaran informasi mengenai keberradaan situs-situs sejahah yang ada di kabupaten Bengkalis, dan benteng belanda ini merupakan situs Sejarah yang perlu dilestarikan dan menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya lagi.

Dan di ujung kata sambutannya, Wakil Bupati jiga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis yang telah melakukan kegiatan edukasi kepada para pelajar tentang Sejarah dilokasi situs Sejarah dan bertepatan di hari sumpah pemuda.
“Saya sangat bangga hari ini melalui Dinas Perpustakaan, Pariwisata dan semuanya kompak membisikkan, ini anak-anak diberikan edukasi untuk melihat sejauh mana tempat-tempat sejarah yang ada di pulau Bengkalis ini kita pelihara dan kita lestarikan,” ungkap Bagus.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dr.H Suwarto dalam sambutannya menyampaikan uacapan terimakasih kepada Wakil Bupati, selanjutnya dalam kesempatan tersebut Kadis Perpustakaan itu menjelaskan program dari Dispersip bekerjasama dengan dinas Pariwisata Pemuda dan olahraga Kabupaten Bengkalis.
Kadispersip Kabupaten Bengkalis menambahkan,”SIWILI ini adalah merupakan salah satu program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis, dalam rangka bersinergi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis dengan Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bengkalis,” ujar Suwarto.

Sinergi ini kita bangun dalam rangka mengedukasi pemuda-pemuda kita, anak-anak kita untuk bagaimana lebih mencintai tanah air ini khususnya yang ada di Pulau Bengkalis, sehingga pada akhirnya akan menjadi satu momentum yang sangat luar biasa.
“Kalau kita perhatikan sekarang ini anak-anak sangat antusias, keantusiasan mereka ini, itulah yang ingin kita tangkap, sehingga pada akhirnya mereka kedepan memiliki semangat patriotisme, semangat untuk belajar lebih baik, sehingga mereka dapat mencontoh para pejuang-pejuang dalam rangka mempertahankan NKRI,” ungkap Suwarto.








