BENGKALIS, PRODESANEWS.COM- Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis terus berupaya mengembangkan sektor wisata yang ada di Kabupaten Bengkalis. Tentunya dalam proses dan perencanaan nya Disparbudpora membutuhkan kerjasama dengan pihak yang ahli di bidang pengembangan pariwisata.
Bertempat di ruang rapat Disparbudpora, Politeknik Negeri Bengkalis (PNB) kembali mempresentasikan terkait penyusunan dokumen perencanaan pembuatan Studi Kelayakan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) Pulau Rupat guna menindaklanjuti amanah Pasal 13 peraturan presiden No 50 tahun 2011 tentang RIPPARNAS 2011-2025. Selasa (24/10/2023).

Kegiatan presentasi rencana study kelayakan kawasan strategis pariwisata nasional disampaikan di hadapan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah raga Edi Sakura menggunakan proyektor dan data-data yang terkait.
Selama tim dari PNB menyampaikan presentasi beberapa pertanyaan sempat dilayangkan oleh hadirin yang menyaksikan presentasi tersebut.
Dalam sambutan nya Kepala Dinas (Kadis) Parbudpora Edi Sakura berharap kerjasama dengan PNB akan terealisasi sesuai harapan bersama. Karna menurutnya pariwisata adalah milik kita bersama yang harus kita kembangkan bersama.
“Terima Kasih kami ucapkan kepada rekan-rekan PNB semua karena pada hari ini kita berkumpul dan membicarakan kemajuan pariwisata kita. Tentunya kami berharap kerjasama ini akan membawa perubahan besar yang lebih baik untuk pariwisata yang ada di Kabupaten Bengkalis”. Harap Edi Sakura.
Lebih lanjut Edi Sakura menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Bengkalis saat ini berfokus dalam upaya pengembangan industri pariwisata dengan adanya study yang dilakukan akan memperkuat bagaimana langkah yang akan dilakukan guna pengembangan pariwisata di kabupaten Bengkalis khusus nya di pulau rupat.
“Ini merupakan bagian dari perencanaan dalam upaya membangun industri pariwisata di kabupaten Bengkalis yang merupakan prioritas dari program kerja serta visi dan misi kabupaten Bengkalis untuk mengembangkan industri pariwisata, ” Ujarnya lagi.
Mantan Kadis Pendidikan itu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada PNB atas kerja keras yang dilakukan dalam melakukan penyusunan rencana kerja untuk Study Kelayakan Kawasan Strategia Pariwisata Nasional.
“Dalam hal ini kami mengucapkan terimakasih atas apa yang telah dilakukan oleh tim dari PNB dalam penyusunan rencana kerja Study Kelayan Kawasan Strategis Nasional, ” Ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya salah seorang tim dari Politeknik Negri Bengkalis dalam laporan nya menyampaikan terkait tujuan presentasi serta hal-hal yang terkait dengan kerjasa dalam pelaksanaan kegiatan study kelayakan pengembangan objek wisata Pantai Lapin Kecamatan Rupat Utara.
“Bahwa maksud dan tujuan penyusunan studi kelayakan pengembangan objek wisata Pantai Lapin yaitu untuk melakukan survei kelayakan pengembangan objek wisata Pantai Lapin, dan untuk melakukan analisis terhadap kelayakan Pantai Lapin sebagai prasyarat pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Bengkalis, ” Ujar Bambang.
Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa sasaran dalam kegiatan study kelayakan adalah menganalisa beberapa aspek penting di lokasi obejek wisata tersebut.
“Adapun sasaran nya adalah menganalisa aspek geografis, sosial, budaya, kelembagaan dan program, aspek daya dukung kawasan, aspek finansial dan ekonomi,” Ungkap nya.
Lebih lanjut iamengatakan mengatakan, salah satu faktor penting adalah faktor budaya masyarakat yang mendukung terhadap pembangunan kawasan pariwisata.
“Kemudian menganalisa kesesuaian lokasi kegiatan terhadap RT RW Kabupaten Bengkalis, menganalisa lokasi kegiatan terhadap kawasan gambut, menganalisa lokasi kajian terhadap kawasan rawan bencana dan menganalisis strategi kebijakan, ” Tutupnya.

Selama berlangsung nya Presentasi, acara berjalan lancar, hampir tanpa kendala, usai presentasi Kepala dinas mempersilakan tim dari PNB untuk duduk-duduk bersantai sambil melakukan pembicaraan ringan dan di tutup dengan poto bersama.








