PRODESANEWS.COM | PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru akan memberikan layanan gratis naik Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP). Program tersebut, sebagai ungkapan terima kasih kepada masyarakat.
Layanan gratis Bus TMP akan diberlakukan selama tiga hari pada peringatan HUT Pekanbaru ke-238 tahun.
Bus Trans Metro Pekanbaru adalah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) yang mulai beroperasi pada tanggal 18 Juni 2009 di Kota Pekanbaru, Riau. Layanan Bus Rapid Transit ini diciptakan untuk memudahkan mobilitas warga Pekanbaru agar mau menggunakan transportasi publik.
Tarif yang diberlakukan adalah sebesar Rp. 4.000 sekali jalan. Trans Metro Pekanbaru juga memberlakukan metode pembayaran non-tunai yang bekerjasama dengan LinkAja, T-Money, OVO, Sakuku, Go-Mobile, Dana, dan GoPay. Di samping itu metode pembayaran tunai juga masih berlaku.

Foto : Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso.
Untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Pekanbaru, penumpang bus Trans Metro Pekanbaru akan digratiskan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso, Rabu (08/06/2022).
Dijelaskan Yuliarso, masa gratis tersebut akan dimulai pada H-1 sampai H+1 saat HUT Pekanbaru yang jatuh pada 23 Juni ini.
“Gratisnya untuk semua rute tujuan dari pagi sampai berakhirnya jam operasional Trans Metro Pekanbaru,” jelasnya.
Yuliarso mengaku, bahwa Pemkot Pekanbaru tidak merasa rugi dengan digratiskannya penumpang Trans Metro Pekanbaru selama 3 hari. Menurutnya, momen ini merupakan waktu yang tepat bagi Pemerintah Kota memberikan hadiah kepada masyarakat yang telah taat membayar pajak.
“Kita tidak merasa rugi walaupun waktunya sampai 3 hari, karena selama ini untuk operasional Trans Metro Pekanbaru juga sudah disubsidi oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Ini juga waktunya masyarakat menikmati pajak yang mereka bayar,” ungkapnya.
Sambungnya lagi, “Agar suasana HUT Pekanbaru juga bisa dirasakan penumpang Trans Metro Pekanbaru, direncanakan pada H-1 sampai H+1 nanti, seluruh pramugara dan driver Trans Metro Pekanbaru akan menggunakan baju Melayu,” pungkas Yuliarso.(ril)








