PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Kontes pemilihan Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis 2022 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga, memasuki masa karantina atau tahap akhir seleksi.
Sebanyak 28 kontestan Bujang dan Dara ini akan mengikuti masa karantina selama 3 hari, yang dimulai pada Minggu malam, 22 Mei 2022 di Marina Hotel Bengkalis.
Kontestan Bujang dan Dara yang sudah diseleksi sebelumnya ini merupakan utusan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, ditambah dari jalur umum. Dengan rincian, 22 kontestan utusan dari 11 Kecamatan dan 6 kontestan dari jalur umum. Mereka nantinya akan beradu kemampuan pada Selasa, 24 Mei 2022 mendatang.

Foto : Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura (Istimewa).
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis, Edi Sakura dalam sambutannya meminta finalis Bujang dan Dara selama dikarantina dapat benar-benar menyerap ilmu yang diberikan oleh narasumber.
Ia juga mengingatkan kepada para finalis untuk terus meningkatkan kemampuan sebelum memasuki grand final. Tujuannya tak lain agar nantinya lahir Bujang dan Dara Kabupaten Bengkalis yang terbaik.
“Nantinya Bujang dan Dara ini akan kita jadikan duta promosi, marketing, pariwisata di daerah kita Kabupaten Bengkalis, jadi semuanya harus punya kemampuan dan pengetahuan yang luas,” ucapnya.
Selain itu, Edi Sakura berharap kepada para finalis agar giat mempromosikan Negeri Junjungan baik di dalam hingga diluar daerah.
“Tujuannya untuk marketing, promosi pariwisata yang ada di Negeri Junjungan. Agar jumlah wisatawan terus bertambah mengingat Kabupaten Bengkalis memiliki banyak destinasi wisata,” ujarnya.
Edi Sakura juga berharap, kedepannya kontes Bujang dan Dara ini tidak hanya dijadikan sebagai tradisi semata, namun juga sebagai penguat kepariwisataan dan menjadikan alumni sebagai penyebar pesan positif bagi kebudayaan masyarakat melayu.
“Siapapun yang menang tidak masalah, jadikan sebagai pelajaran. Karena ini diperlombakan, maka kita semua juga harus memilih yang sesuai kriteria,” pungkasnya.(ril)








