Menu

Mode Gelap

Pemerintahan Daerah · 13 Nov 2021 09:23 WIB ·

Diskes Bengkalis Gelar Bimtek PKP dan Pelatihan DFI


 Diskes Bengkalis Gelar Bimtek PKP dan Pelatihan DFI Perbesar

BENGKALIS – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Bengkalis menggelar bimbingan teknis Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) dan pelatihan District Food Inspector (DFI). Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Bengkalis, dr Ersan Saputra, TH, Kamis (11/11/2021).

Di hadapan peserta bimtek PKP dan pelatihan DFI, Ersan mengungkapkan, hasil pengawasan keamanan dan mutu produk pangan yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selama tahun 2015 ditemukan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya yang disalahgunakan sebagai Bahan Tambahan Pangan, yaitu sebanyak 162 sampel mengandung Boraks; 110 sampel mengandung Rhodamin B; 228 sampel mengandung Formalin dan 4 sampel mengandung Methanyl Yellow.

Pada tahun 2019-2020 Loka POM Dumai dan   Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa usaha Pangan Industri Rumah tangga dan beberapa PIRT dan produk pangan olahan   di   Bengkalis.   “Dari   kegiatan   tersebut   banyak ditemukan temuan-temuan non kritikal terhadap mereka. Sehingga dengan demikian dianggap penting bagi kami Dinas  Kesehatan untuk  menciptakan  petugas  yang berkompeten dan terampil dalam melakukan pengawasan pangan di lingkungan dinas kesehatan,” ujar Ersan.

Dikatakan, dengan  beberapa  temuan  di lapangan  tersebut,  maka bimtek ini adalah tindak lanjutnya, dengan tujuan guna menciptakan dan meningkatkan kualitas dan kompetensi petugas dalam rangka peningkatan pengawasan pangan, baik   produksi   maupun   pendistribusian   serta   upaya pembinaan dan advokasi kepada petugas di lapangan.

“Dengan adanya pengawasan yang baik serta dilakukan secara terus menerus dapat menciptakan makanan sehat dan   bermutu   sehingga   makanan   yang   dikonsumsi masyarakat   Kabupaten   Bengkalis   bebas   dari   bahan berbahaya,” ujarnya lagi.

            Ersan mengatakan, pengawasan perlu dilakukan terhadap produk pangan baik pada tahap produksi maupun pada tahap pasca produksi atau tahap peredaran produk pangan. Sistem pengawasan keamanan pangan yang digunakan oleh pemerintah selama ini adalah pengawasan “full spectrum” yaitu berupa pengawasan “pre market” dan pengawasan “post market”.

Baca Juga:  Tahun ini, Pemprov Riau Berikan BKK Guru Bantu 12 Kabupaten/Kota Rp 90,744 Miliar

            Kegiatan bimtek PKP dan pelatihan DFI ini berlangsung selama 4 hari terhitung dari  tanggal 11 s/d 14 November 2021 dengan pemateri atau narasumber dari widyaiswara yang berkompeten. Kegiatan ini sendiri dipusatkan di Hotel Bono Pekanbaru. (zul/rls)

Artikel ini telah dibaca 1.177 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ikut Rakor Bersama Gubernur Se-Sumatera, Bupati Kasmarni Bahas 5 Poin Penting

30 Juni 2022 - 13:15 WIB

Sebanyak 128 Atlet Akan Berlaga di ivent Popda Provinsi Riau, Ini Pesan Bupati Bengkalis

18 Juni 2022 - 14:26 WIB

Pelabuhan Internasional BSSR Kembali Beroperasi Setelah 2 Tahun Tutup Akibat Covid 19

14 Juni 2022 - 19:30 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni Terima Silaturahmi dan Audensi Pengurus BCN

13 Juni 2022 - 08:08 WIB

Tingkatkan Motivasi UMKM, Disperindag Bengkalis Gelar AMT Angkatan II

2 Juni 2022 - 10:10 WIB

Pemkab Bengkalis Gelar Pelatihan Karu dan Karom JCH 1443 H

31 Mei 2022 - 09:55 WIB

Trending di Pemerintahan Daerah