Menu

Mode Gelap

Advertorial Bengkalis · 14 Des 2021 15:56 WIB ·

Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Gelar Bimtek LBB dan Literasi Dasar PAUD Se-Kabupaten Bengkalis


 Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Gelar Bimtek LBB dan Literasi Dasar PAUD Se-Kabupaten Bengkalis Perbesar

prodesanews.com, |Bengkalis – Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menggelar Bimbingan Teknis Lingkungan Belajar Berkualitas (LBB) dan Literasi Dasar PAUD Kabupaten Bengkalis di Aula Pantai Marina Hotel, Rabu (24/11/2021).

Acara yang dimulai sekira pukul 16.30 Wib ini di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Kholijah yang diwakili Sekretaris Agusilfridimalis, Serta 75 orang perwakilan PAUD se-Kabupaten Bengkalis.

Pembukaan acara tersebut dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan pembacaan Doa oleh Bapak Affandi, kemudian pembacaan laporan pelaksanaan bimtek oleh Mardiana S.Sos.

Dalam laporannya Mardiana menyampaikan, yang hadir pada kegiatan bimtek tersebut terdiri dari Bimtek LBB seramai 25 orang, erdiri dari utusan PKG Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis, selanjutnya Literasi Dasar PAUD seramai 30 orang, terdiri dari Kepala Sekolah, tenaga pendidik dan orang tua murid, serta Penjaminan Mutu PAUD seramai 20 orang, terdiri dari Kepala Sekolah di Kecamatan Bengkalis dan Bantan.

Narasumber yang berasal dari Provinsi Riau, DPK Riau dan Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNRI.
Narasumber dari Kabupaten Bengkalis Assesor

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Kholijah diwakili Sekretaris Agusilfridimalis saat itu menyampaikan, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Pendidikan literasi anak tentunya akan berbeda sejak dini. Pada usia dini, anak tidak bisa langsung diajari membaca huruf atau teks. Kita perlu menegaskan, bahwa pendidikan literasi usia dini harus memperhatikan prinsip pertumbuhan anak, di mana anak tumbuh berkembang dan bermain.

Baca Juga:  Didampingi Kadis Sosial, Bupati Kasmarni Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Duri

Selama ini pendidikan literasi pada anak usia dini masih sering salah kaprah. Di mana, salah satu alasan penyebab pendidikan literasi yang salah adalah ekosistem pendidikan yang tidak mendukung sesuainya pendidikan literasi pada anak usia dini, masih terdapat perbedaan persepsi antara guru PAUD dan SD mengenai pengertian literasi pada anak yang masih perlu disamakan.

Di satu sisi, guru PAUD mengajarkan literasi secara bermain, sementara di SD kemampuan literasi dituntut secara paripurna. Selain itu, kehadiran pojok baca itu diharapkan mampu mengurangi penggunaan gadget atau gawai yang berlebihan pada anak.


Terdapat tujuh komponen literasi yang perlu mendapat perhatian seluruh pihak yaitu pertama literasi sebagau sumber yang menyenangkan, kedua meningkatkan kosakata dan bahasa anak, ketiga membangun kepekaan dan kesadaran tentang bunyi, kempat adanya pengetahuan terhadap bahan cetak, kelima mengenalkan huruf dan kata, keenam memunculkan pemahaman terhadap bacaan dan menyimak.

“Bimtek LBB ini bertujuan mendorong PKG agar berperan dalam mendampingi satuan PAUD dalam menyediakan lingkungan belajar berkualitas. Dalam PP No. 57/2021 tentang SNP, yang dimaksud PAUD berkualitas adalah satuan PAUD yang memiliki lingkungan belajar yang aman, nyaman dan mampu memfasilitasi anak agar berkembang dengan utuh, yaitu berkualitas dalam proses pembelajaran dan berkualitas dalam pengelolaan satuan.” Papar Agusil Fridimalis.

Ada 4 layanan yang harus ada dalam satuan PAUD berkualitas, yaitu Pertama layanan proses pembelajaran yang baik, Kedua kemitraan dengan orang tua/wali, Ketiga pemantauan pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini, Keempat Pengelolaan sumber daya yang baik.

Agusilfridimalis mengatakan tindak lanjut dari kegiatan ini adalah adanya pengimbasan dan pendampingan PKG PAUD kepada Gugus PAUD dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada pendidik dan tenaga kependidikan di Satuan PAUD dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD, dan untuk memberikan penguatan kepada pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dalam mengimplementasikan penyelenggaraan lingkungan belajar berkualitas.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bengkalis Buka Festival Budaya Bahari Tajaan Disparpora

“Dengan harapan agar para peserta atau PKG dapat menyampaikan ke lembaga-lembaga binaannya bagaimana agar paud tersebut menjadi berkualitas dan mampu meng outputnya siswa siswi dan akan di terima dengan baik untuk menuju sekolah dasar (SD), Yang dimaksud dengan lembaga berkualitas bukan hanya dilihat dari gedung yang mewah akan tetapi dapat dilihat dari lingkungan dan interaksi antara siswa dan guru PAUD tersebut maksud dan tujuan pengelolaan belajar berkualitas adalah dapat menciptakan dan menoutput anak-anak bangsa yang cerdas dan dapat berinteraksi di lingkungan dengan baik.” Pungkas Agusil Fridimalis.

Artikel ini telah dibaca 869 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PGRI Siak Kecil Gelar Bhakti Sosial dan Peduli Lingkungan

17 Desember 2021 - 15:03 WIB

Gelar Rakor Kewirausahaan Pemuda, Disparbudpora Bengkalis Hadirkan Narasumber Dari Kemenpora RI

14 Desember 2021 - 21:51 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Buka Festival Budaya Bahari Tajaan Disparpora

6 Desember 2021 - 16:31 WIB

Dinsos Bengkalis, Lanjut Serahkan Bantuan UEP di Duri

6 Desember 2021 - 16:01 WIB

Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Miskin, Dinsos Bengkalis Serahkan Bantuan Ekonomi Produktif

6 Desember 2021 - 10:55 WIB

Pendaftaran Ulang, Calon PD Penuhi Halaman DPMD Bengkalis

3 Desember 2021 - 20:42 WIB

Trending di Advertorial Bengkalis