Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 24 Feb 2024 14:50 WIB ·

Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Pemkab Inhil Tutup Pusat Kuliner Kelapa Gading


 ? Pusat Kuliner Kelapa Gading ditutup Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, (sumber: mcr) Perbesar

? Pusat Kuliner Kelapa Gading ditutup Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, (sumber: mcr)

Prodesanews.com | TEMBILAHAN – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau resmi menutup Pusat Kuliner Kelapa Gading, yang berlokasi di Jalan HR Soebrantas, Kota Tembilahan. Pasalnya lokasi yang sebelumnya ditargetkan menjadi salah satu destinasi objek wisata di kota tersebut diduga menjadi tempat prostitusi terselubung.

Penutupan dilakukan dengan cara pembongkaran bangunan liar yang tumbuh di lokasi. Pemkab Inhil berencana, lokasi objek wisata yang sudah berubah fungsi serta melahirkan citra negatif di tengah masyarakat itu akan diubah menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

Pj Bupati Inhil Herman mengatakan, penutupan tersebut sesuai saran yang masuk dari tokoh agama, cendekiawan hingga tokoh masyarakat pada saat Hari Amal Bhakti (HAB) ke-78, Januari lalu.

Menurut Herman, saat itu para tokoh meminta agar pusat kuliner tersebut ditutup karena sudah meresahkan masyarakat, terutama karena banyaknya warung remang – remang.

‘’Kami tertibkan lokasi-lokasi tersebut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku”, ujar Herman, Sabtu (24/2/2024).

Sebelumnya, tanggal 29 Januari 2024 lalu, Herman telah mengeluarkan Instruksi Bupati dengan nomor 510/DIDAGTRI-TP/64 tentang pengosongan tanah lokasi pasar pusat kuliner Kelapa Gading yang berada di Jalan Soebrantas tersebut.

Dalam instruksi tersebut Pj Bupati Inhil akan mengembalikan fungsi pusat kuliner Kelapa Gading untuk dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta meminta kepada para pedagang untuk mengosongkan areal tersebut hingga 22 Februari 2024.

Untuk diketahui, lokasi yang ditutup ini semula dijadikan sebagai tempat relokasi pedagang dari Pusat Kuliner Pujasera lama yang berada di Jalan Kapten Muchtar Tembilahan atau tepat berada di samping kantor Polres Inhil sekarang.

Saat itu, sebanyak 120 pedagang yang terdata di Pusat Kuliner Pujasera lama direlokas oleh Bupati Wardan untuk menempati lokasi baru, yakni Pusat Kuliner Kelapa Gading.

Baca Juga:  Nilai BerAKHLAK ASN Bengkalis di Bawah Rata-Rata Nasional, Wabup: Ini Tamparan untuk Kita
Artikel ini telah dibaca 360 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.
Trending di Nasional