Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 17 Feb 2023 08:05 WIB ·

Berkat Ketekunan Selama 5 Tahun, Usaha Tapai Ernita dikunjungi Tim Penilai Kelurahan Bengkalis Kota


 ? Ernita saat mengolah tapai ubi. Perbesar

? Ernita saat mengolah tapai ubi.

PRODESANEWS.COM | BENGKALIS – Ide bisnis olahan tapai bisa jadi peluang yang besar untuk berkontribusi mendatangkan cuan. Pasalnya olahan tapai banyak disukai oleh semua kalangan. Selain memiliki rasa yang enak serta aroma yang harum, tapai juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh apalagi untuk system pencernaan karena dapat mengurangi jumlah bakteri jahat pada tubuh.

Oleh sebab itu, usaha rumahan ini cocok untuk dicoba bagi mereka yang memang tertarik membuat usaha dengan modal kecil atau mereka yang memang punya bakat dan hobi dalam membuat kue. Salah satu penjual tapai ketan yang bisa menjadi pilihan yaitu Tapai Ketan Ernita.

Awal mula jualan.

Ernita yang tinggal di Kelurahan Bengkalis Kota Kecamatan Bengkalis ini memulai usaha kue rumahan sejak 2018 silam. Ia membuat kue tapai ketan yang merupakan makanan kesukaannya sejak kecil.

“Awal mulanya suka makan tapai ketan dikampung, karena disini jarang ada yang buat jadi buat sendiri dan posting di media sosial, dan perlahan ada yang minat dan mulai ada orderan, apalagi pas lebaran dengan pesanan mulai pakai kiloan khusus untuk lebaran” ungkap Ernita dengan logat melayunya, Jum’at (16/2/23).

Hingga kini, usahanya mulai berkembang sesuai dengan keinginan pasar yakni, dengan merubah bahan baku ketan menjadi ubi kayu atau singkong.

Diakui Ernita, untuk perubahan bahan baku tersebut dilakukannya sejak 2022 lalu, yang mana minat pelanggannya juga cukup positif. Selain itu, ia juga mulai menitipkan jualan ke kedai-kedai harian.

“Alhamdulillah, tahun 2022 lalu dari yang awalnya tapai ketan, kami mulai merubah bahan baku ke tapai ubi kayu, dan peminatnya juga lumayan” ucapnya.

Menurut Ernita, dalam sehari bahan baku ubi kayu bisa diolah sekitar 40 sampai 50 Kg, dan bisa diproduksi 4 sampai 5 kali dalam seminggu. Itu artinya, ia bisa mengolah bahan baku ubi dalam satu minggu sekitar 250 Kg.

Baca Juga:  Penggelapan Motor di Mandau, Pola Lama Kembali Terulang

Terkait kendala selama memproduksi tapai, Ernita mengatakan susahnya mendapatkan bahan baku ubi dengan kualitas yang bagus.

“Jika ubi yang didapat terlalu muda, akan membuat tapai terlalu lembut atau benyek dan apabila ubi yang didapat terlalu tua, akan banyak serat kayu pada tapai yang di produksi,” jelasnya.

Tak lupa Ernita mengucapkan terimakasih kepada Kelurahan Bengkalis Kota yang ikut memperkenalkan produk tapai olahannya untuk menjadi salah satu materi lomba ditingkat kecamatan.

“Ucapan terimakasih kami sampaikan pada pihak Kelurahan Bengkalis Kota, dimana usaha kami ini telah dilakukan survei oleh tim penilai yang dipimpin Kasi PM Sosbud Ibu Mayusra kemarin, dan semoga kami bisa menjadi salah satu penunjang penilaian dilomba tersebut,” pungkasnya.(ril)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.
Trending di Nasional