PRODESANEWS.COM | DUMAI – Hingga saat ini, Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Provinsi Riau telah membuat berbagai inovasi untuk kenyamanan dan kemudahan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.
Mulai dari adanya aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL), baru-baru ini Bapenda Riau juga menghadirkan layanan Samsat Tanjak di sejumlah kampus di Pekanbaru, hingga Samsat Online.
Hal ini membuat Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengapresiasi setiap kerja keras dan inovasi yang telah dilakukan Samsat Provinsi Riau, dan berharap kedepannya lebih meningkatkan kinerja dengan memberikan kemudahan kepada masyarakat.
“Bagaimana kita menciptakan inovasi, karena tugas pemerintah adalah bagaimana memberikan pelayanan publik terbaik. Jadi semakin hari semakin baik. Tentu ini perlu kerjasama dan kolaborasi agar apa yang diciptakan bisa terwujud, karena Samsat inikan gabungan antara Kepolisian, Pemda, dan Jasa Raharja,” ucap Gubri singkat saat Rakor Tim Pembina Samsat Provinsi Riau di Dumai, Senin (12/12/2022).
Sementara itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Muhammad Iqbal berpesan agar setiap inovasi yang dilahirkan Samsat Provinsi Riau bisa memberikan pelayanan yang optimal dan akses layanan yang cepat kepada masyarakat.
“Saya berpesan supaya pelayanan (Samsat) cepat, mudah, dan gampang diakses atau sevice excellent,” jelas Kapolda Riau.
Selain itu, Iqbal juga meminta setiap Samsat untuk menjaga kebersihan dan petugas yang bekerja juga harus ramah dan humanis. Jika hal itu diterapkan, menurut Kapolda, masyarakat akan taat membayar pajak tanpa harus dipaksa.
“Sehingga wajib pajak bisa mengakses layanan dengan mudah, cepat diakses dan tempatnya bersih, petugas pelayanan humanis dan ramah. Masyarakat akan datang lagi tanpa dipaksa,” imbuhnya.
Iqbal menilai, sejauh ini tingkat pelayanan Samsat Provinsi Riau sudah memberikan layanan yang baik kepada masyarakat, bahkan Riau telah diberikan apresiasi oleh pemerintah pusat.
“Layanan di Riau sudah sangat bagus, mulai dari kebersihan hingga sarana dan prasarana. Menurut saya Riau sudah maju,” ujarnya.
Kapolda juga menyampaikan, bahkan Riau sudah diberikan apresiasi oleh pemerintah pusat, karenanya Riau tidak bisa dianggap provinsi kaleng-kaleng.
“Pada tahun 2023, kita sepakat inovasi yang diberikan berorientasi pada pelanan publik. Sehingga hari esok harus lebih baik dari hari ini,” pungkas Kapolda Riau.(mcr/nv)








