BENGKALIS — Suara teriakan mahasiswa bercampur deru mesin truk memenuhi halaman Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Jumat (17/10/2025) pagi. Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bengkalis bersama sopir angkutan barang kembali menggelar aksi menuntut reformasi pelayanan penyeberangan RoRo yang dinilai tak kunjung membaik.
Mahasiswa bergerak menggunakan sepeda motor, sementara sopir membawa kendaraan angkutan barang mereka. Setibanya di gerbang Dishub Bengkalis, massa langsung membentuk barisan rapi dan menyanyikan lagu perjuangan “Buruh Tani Mahasiswa Indonesia” sebagai bentuk solidaritas atas kekecewaan terhadap pemerintah daerah.
Ketua PMII Bengkalis, Syahrul Nizam, mengatakan aksi kali ini merupakan tindak lanjut dari demonstrasi sebelumnya yang juga menyoroti masalah pelayanan RoRo. Ia menegaskan bahwa Kadishub Bengkalis, Adi Pranoto, telah berjanji menyelesaikan persoalan tersebut dalam waktu 30 hari, namun hingga kini tidak ada perubahan berarti.
“Kami menagih janji Kadishub. Sudah lebih dari tiga puluh hari, tapi pelayanan RoRo masih semrawut. Kalau tidak mampu menepati janji, sesuai ucapannya, seharusnya beliau mundur secara jantan,” tegas Syahrul saat berorasi di depan kantor Dishub.
Menurutnya, janji pengoperasian empat kapal penyeberangan pada bulan ini tidak terbukti. Justru dalam beberapa pekan terakhir hanya dua kapal yang beroperasi, mengakibatkan antrean panjang dan kerugian bagi masyarakat maupun pelaku usaha logistik di Pulau Bengkalis.
“Situasi ini memukul ekonomi warga. Sopir truk harus menunggu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk menyeberang. Ini bukan sekadar soal teknis, tapi bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam melayani rakyatnya,” tambahnya.
Aksi yang dikawal ketat oleh puluhan personel kepolisian dan Satpol PP ini berlangsung tertib. Massa terus melakukan orasi dan menuntut Kepala Dishub Bengkalis menemui mereka untuk memberikan penjelasan langsung atas keterlambatan perbaikan sistem penyeberangan RoRo yang menjadi urat nadi transportasi Bengkalis.








