Menu

Mode Gelap

Sorot · 4 Jun 2025 22:32 WIB ·

Beberapa Komoditas Naik, Seberapa Wajar?


 📸 Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama Satuan Tugas Pangan melakukan inspeksi mendadak di Pasar Terubuk. Perbesar

📸 Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama Satuan Tugas Pangan melakukan inspeksi mendadak di Pasar Terubuk.

Prodesanews.com| BENGKALIS, 04 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama Satuan Tugas Pangan melakukan inspeksi mendadak di Pasar Terubuk serta sejumlah agen dan distributor bahan pokok di Kecamatan Bengkalis menjelang Idul Adha 1446 Hijriah. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan harga dan memastikan pasokan bahan pokok tetap aman.

Namun, dari hasil sidak tersebut, muncul satu pola yang tampak akrab di tiap momentum hari besar, harga dinyatakan stabil, tetapi sejumlah komoditas tetap mengalami kenaikan.

“Stok barang masih aman dan harga relatif stabil, meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga,” ujar Muhamad Samsi Nirwansyah, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disdagperin Bengkalis, usai melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Ia tak merinci jenis komoditas apa saja yang mengalami kenaikan. Meski demikian, dalam pernyataannya, ia menyebut pemerintah menjamin masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, cabai, bawang, dan sayuran. Barang-barang tersebut diklaim masih tersedia dengan harga “terjangkau”.

Frasa “kenaikan harga wajar” kerap muncul dalam konteks seperti ini. Namun, tanpa disertai angka atau patokan harga sebelumnya, frasa itu seringkali bersandar pada interpretasi pihak pengawas saja.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus melakukan pemantauan pasar secara berkala hingga hari H Idul Adha. Koordinasi dengan para pedagang dan distributor disebut berjalan untuk menjaring aspirasi sekaligus mencegah praktik penimbunan dan hambatan distribusi.

“Kita menghimbau kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara sepihak dan tetap menjaga stabilitas pasokan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, tentu akan ada tindakan tegas,” ujar Samsi.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebih. Pemerintah menjamin stok kebutuhan pokok mencukupi hingga pasca perayaan Idul Adha.

Baca Juga:  Hadiri Rakor, Kalaksa BPBD Sampaikan Arahan Terkait Penanggulangan Karhutla

Sidak ini turut melibatkan Polres Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis, Dinas Ketahanan Pangan, Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah, serta unsur pengawas dan analis perdagangan Disdagperin.

Klaim stabilitas harga dan pasokan ini tentu membawa harapan. Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, pertanyaannya tetap, apakah makna “stabil” di meja pemerintah selaras dengan kenyataan di kantong masyarakat?

[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 349 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tes Urine Mendadak, Linmas Jangkang Positif Narkoba

22 April 2026 - 15:38 WIB

Tes urine mendadak terhadap Linmas Desa Jangkang Bengkalis.

Peredaran Narkoba Bengkalis Kian Kompleks, Polisi Ungkap Sistem “Lempar”

22 April 2026 - 08:00 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti ekstasi di Bengkalis.

Sidak Urine Bengkalis, Dua Aparatur Desa Positif Amfetamin

21 April 2026 - 14:45 WIB

Polisi melakukan sidak urine di kantor desa Bengkalis.

Operasi Antik Lancang Kuning Bongkar Rantai Sabu Bengkalis

21 April 2026 - 08:00 WIB

Polisi menunjukkan barang bukti sabu di Bengkalis.

Dana PI PT BLJ Rp224 M Disorot, GMNI Desak Copot Dirut

20 April 2026 - 16:55 WIB

Aksi GMNI Bengkalis di depan Kantor Kejari Bengkalis saat mendesak audit dana PI PT Bumi Laksamana Jaya Rp224 miliar.

Polsek Mandau Bekuk Pemilik 42 Pil Ekstasi

20 April 2026 - 09:15 WIB

Tersangka AA bersama barang bukti 42 pil ekstasi, uang tunai, telepon genggam, dan dua unit sepeda motor yang diamankan Polsek Mandau
Trending di Hukrim