Rupat, — Kebakaran lahan semak belukar dan perkebunan karet serta kelapa sawit terjadi di Desa Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Kejadian ini pertama kali dilaporkan pada Minggu, 27 Oktober 2024, dan hingga Senin sore, 28 Oktober 2024, api masih terus menyala dan menyisakan kepulan asap di beberapa titik. Lokasi kebakaran berada di Jl. Rampang RT. 14/RW.07 dengan luas area terdampak sekitar 2 hektare.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik masyarakat setempat, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan penyebab kebakaran. Dari luas lahan yang terbakar, sekitar 0,5 hektare berhasil dipadamkan pada hari ini, sementara 1,5 hektare lainnya masih berasap dan terus dalam pengawasan tim gabungan.
Cuaca cerah namun angin yang berhembus kencang memperparah situasi di lapangan, menyulitkan upaya pemadaman. Tanah di lokasi kejadian merupakan tanah gambut yang mudah terbakar, sehingga tim di lapangan harus lebih berhati-hati dalam memadamkan api untuk mencegah kebakaran semakin meluas.
Petugas piket Kecamatan Rupat, Rafi Kurniawan dan Agus Kurniawan, serta mentor kecamatan Melinda Sukmalani, melakukan pemantauan intensif bersama tim Pusdalops BPBD Kabupaten Bengkalis. Upaya yang dilakukan meliputi pemantauan, pendataan, dan pelaporan kondisi terkini ke pusat koordinasi BPBD untuk memastikan setiap langkah penanggulangan berjalan lancar.
Tim gabungan yang terlibat dalam upaya pemadaman kebakaran terdiri dari Pusdalops BPBD dan tim rescue Kecamatan Rupat sebanyak 2 orang, aparat kepolisian 5 orang, personil TNI 5 orang, anggota PT Priatama 5 orang, MPA Kelurahan Tanjung Kapal 3 orang, serta sejumlah masyarakat sekitar yang turut membantu sebanyak 5 orang.
Untuk mempercepat proses pemadaman, tim dari PT Priatama Riau dan MPA Kelurahan Tanjung Kapal masing-masing membawa peralatan pemadam seperti mesin mini striker, selang, dan nozel. Alat tersebut dipergunakan untuk menyedot air dari parit terdekat, meskipun jarak sumber air masih menjadi kendala bagi tim di lapangan.
Kronologi kejadian menyebutkan bahwa tim BPBD Kecamatan Rupat mendapat informasi dari MPA Kelurahan Tanjung Kapal mengenai kebakaran yang menghanguskan semak belukar, kebun karet, dan kelapa sawit di area tersebut. Dengan cepat, tim gabungan menuju lokasi dan melakukan pemadaman, serta berupaya melakukan penyekatan untuk mengendalikan pergerakan api.
Kepala MPA Kelurahan Tanjung Kapal, Zulkifli, menjadi sumber informasi di lokasi kejadian. Pihaknya berharap masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam menjaga lahan di tengah cuaca panas dan kencangnya angin yang dapat memicu kebakaran lahan yang lebih luas di kemudian hari.








