BENGKALIS- Indahnya pemandangan pantai dengan hamparan pasir putih serta suara desiran ombak memecah keheningan menggambarkan nuansa kedamaian yang tiada tara. Keindahan pesona alam tersebut terdapat di pantai Tanjung Lapin desa Tanjung Punak kecamatan Rupat Utara serta di pantai Selatbaru kecamatan Bantan.
Keindahan alam tersebut menjadi objek destinasi wisata andalan kabupaten Bengkalis, tentunya jika didukung dengan infrastruktur yang baik dan memadai. Tersedianya Infrastruktur yang baik merupakan salah satu komponen penting dalam pembangunan pariwisata, diantara infrastruktur pendukung pariwisata diantara nya fasilitas-fasilitas fisik penyediaan air, tenaga listrik, pembuangan limbah, transportasi dan pelayanan-pelayanan lainnya.
Pariwisata itu sendiri adalah berbagai macam kegiatan wisata dan didukung berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan oleh masyarakat, pengusaha, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah. Infrastruktur pariwisata dapat didefinisikan sebagai fasilitas dan prasarana yang berfungsi untuk mendukung dan memberikan pelayanan kepada wisatawan sehingga kegiatan pariwisata dapat berjalan dengan baik.
Berbagai infastruktur yang mempengaruhi wisatawan seperti layanan penerbangan, jaringan air bersih, pasokan listrik konsisten, fasilitas kesehatan dengan standar yang tinggi, fasilitas keamanan dan keselamatan pengunjung, staf dengan standar layanan yang tinggi dan akses internet serta teknologi komunikasi seluler merupakan hal yang mesti dipenuhi. Oleh karena itu, infrastruktur yang memiliki daya saing harus memberikan kondisi yang efektif dan efisien bagi wisatawan dalam melakukan aktivitas wisata dengan menciptakan pelayanan dan fasilitas yang terpercaya, bersih, aman, dan sebagainya.
Pulau Rupat Dan Destinasi Wisata Tanjung Lapin
Pulau Rupat sendiri merupakan salah satu dari 16 pulau utama di Kabupaten Bengkalis, Riau, yang memiliki potensi wisata yang luar biasa sehingga ditetapkan menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011.
Dan setelah hampir lebih dari satu dekade ditetapkan menjadi salah satu kawasan strategis, perkembangan pariwisata di Pulau Rupat telah menunjukkan pertumbuhan yang siginifikan hal tersebut sejak dimulainya pembangunan jalan utama pada zaman Bupati Herlian Saleh hingga saat ini oleh Bupati Bengkalis Kasmarni.

Bibir Pantai Rupat Utara dipoto melalui drone
Secara geografis Pulau Rupat merupakan salah satu dari 16 pulau utama di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dimana pantai dengan hamparan pasir putih sepanjang 17 kilometer mulai dari desa Teluk Rhu, Tanjung Samak (Rupat Utara) sampai dengan Sungai Cingam (Rupat) ini sering juga disebut sebagai pulau harapan oleh masyarakat setempat. Pulau Rupat memiliki luas wilayah 1.524 km dan terdiri dari 2 kecamatan yaitu Rupat dan Rupat Utara.
Pada tahun 2011 Rupat terpilih menjadi salah satu dari 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional.

Pantai Tanjung Lapin
Pantai Selatbaru Destinasi Wisata unggulan Di Ibukota Kabupaten
Pantai selat baru terletak di kecamatan Bantan memiliki luas 424 Km2 merupakan ibukota kecamatan Bantan, pantai Selat baru berjarak 4km dari pusat ibu kota kecamatan Bantan.
Pantai selat baru memiliki panjang bibir pantai sampai ketitik pertemuan air darat ke laut sekitar 200 M dengan panjang pantai lebih kurang 2 KM. Bentuk pasir bercampur dengan tanah menyebabkan air laut kelihatan keruh.

Pantai Selat Baru
Tidak jauh dari pantai Selatbaru terdapat pelabuhan internasional, tentunya memudahkan wisatawan asing yang ingin berkunjung ke selat baru tidak membutuhkan waktu lama karna jarak pelabuhan dengan pantai hanya sekita 1Km.
Perkembangan pariwisata baik Pantai tanjung Lapin di Rupat Utara maupun Pantai Selat Baru di Kecamatan Bantan taklepas dari dukungan pemerintah berupa pembangunan infrastruktur yang mendukung terhadap perkembangan pariwisata di lokasi tersebut, sejauh mana infrastruktur memadai dan mendukung sejauh itulah akan adanya peningkatan pariwisata.
Berdasarkan informasi diperoleh menunjukkan infrastruktur pariwisata di Pulau Rupat yang mencakup aksesibilitas, prasarana umum, fasilitas umum, dan fasilitas pariwisata kegiataan sektor pariwisata baik dari segi ketersediannya maupun kondisi yang ada sejak pemerintah Bupati Kasmarni tersedia dengan cukup baik.

Infrastruktur pantai selat baru
“Untuk menunjang perkembangan pariwisata faktor infrastruktur menuju akses pariwisata menjadi hal pokok dan tak terpisahkan agar pariwisata tersebut dapat terjangkau oleh wisatawan dalam hal ini pemerintah kabupaten Bengkalis berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata khususnya di pantai Lapin, Pantai selat baru serta lokasi-lokasi strategis menjadi destinasi wisata,” Ujar Edi Sakur.
Diantara bentuk komitmen tersebut, menurut Edi Sakura pemerintah kabupaten Bengkalis telah menyelesaikan proyek infrastruktur jalan menuju lokasi distinasi wisata serta pembangunan infrastruktur penunjang komponen-komponen lain yang harus dibenahi.
“Tentunya jalur transportasi jalan yang bagus adalah hal pokok yang harus dipenuhi disamping infrastruktur lainnya yang merupakan komponen dari bagian yang tak terpisahkan menjadi pelengkapnya,” ujarnya lagi.

Kadis Parbudpora Edi Sakura
Menurut Edy Sakura, infrastruktur yang ada untuk dua lokasi destinasi wisata yaitu destinasi wisata pantai selatbaru dan pantai Tanjung Lapin keduanya sudah dilengkapi infrastruktur yang memadai, untuk menjaga agar pantai tetap terjaga dari abrasi maka dibangun pengaman pantai, untuk kenyamanan para pengunjung maka dibangun fasilitas umum dan lainnya.
“Fasilitas infrastruktur yang memadai sudah disiapkan oleh pemerintah daerah diantaranya penyediaan sarana prasarana umum seperti jaringan listrik, jaringan komunikasi, jaringan air bersih, fasilitas kesehatan, penginapan dan fasilitas umum,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk tahun 2021 lalu ada sekitar 5 bangunan yang didirikan di pantai Tanjung Lapin, diantaranya adalah pengamanan pantai, semenisasi jalan wisata pantai, pembangunan tower dan mesin air lengkap dengan pompanya, semenisasi joging track pantai,dan pembangunan pendopo pantai, dengan rata rata dana Ratusan juta rupiah, yang diambil dari APBD Kabupaten Bengkalis.
“Sekitar 5 bangunan yang didirikan di pantai Tanjung Lapin, diantaranya adalah pengamanan pantai, semenisasi jalan wisata pantai, pembangunan tower dan mesin air lengkap dengan pompanya, semenisasi joging track pantai,dan pembangunan pendopo pantai,” ujarnya lagi.
Sementara itu, untuk pembangunan infrastruktur pantai selat baru, pemerintah juga terus meningkatkan pembangunan fasilitas guna kenyamanan pengunjung, diantara seminisasi jalan wisata pantai, pembangunan pengamanan bibir pantai serta renovasi fasilitas umum lainnya.
Perhatian pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap peningkatan infrastruktur pada objek wisata khusunya pantai Tanjung Lapin dan objek wisata Pantai Selat Baru disampaikan dengan komitmen serta kesungguhan dalam mengembangkan destinasi wisata.
“Insya Allah kedepan, saya dan teman-teman di Disparbudpora, berkomitmen untuk memajukan pariwisata yang ada di Bengkalis, agar kedepan, Kabupaten Bengkalis bisa menjadi destinasi tujuan pariwisata, yang bergengsi baik ditingkat nasional maupun internasional, mohon doa dan dukungannya,” harap Edi
Dalam suatu kesempatan salah seorang pengunjung wisata pantai Selat Baru mengungkapkan rasa senangnya terhadap fasilitas yang tersedia, menurutnya fasilitas yang ada saat ini sudah cukup baik.
“Infrastruktur terutama fasilitas umum yang ada di area wisata pantai selat baru ini cukup baik, seperti tersedianya MCK dan kondisi airnya juga bagus tentunya kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah memperhatikan objek wisata pantai Selat Baru,” ujar Ahmad salah seorang wisatawan di pantai selat baru.
Editor: M.Rafii








