Menu ✖

Mode Gelap

Sorot · 30 Okt 2025 11:34 WIB ·

PWI Pusat Desak Negara Aktif Lindungi Wartawan, Usulkan Protokol Nasional Perlindungan Pers


 Pengurus PWI Pusat bersama DPR RI saat melakukan sidang pembahasan usulan Protokol Perlindungan wartawan Perbesar

Pengurus PWI Pusat bersama DPR RI saat melakukan sidang pembahasan usulan Protokol Perlindungan wartawan

Jakarta, (PN) — Suasana ruang sidang Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (29/10), terasa penuh atensi ketika Pengurus PWI Pusat menegaskan perlunya langkah nyata negara dalam melindungi wartawan di lapangan. Melalui Keterangan Tambahan Resmi, organisasi wartawan tertua di Indonesia itu menyoroti lemahnya implementasi perlindungan hukum bagi jurnalis, meski payung hukumnya sudah jelas tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Sidang lanjutan uji materiil Pasal 8 Undang-Undang Pers di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (29/10) menghadirkan Pengurus PWI Pusat sebagai pihak terkait. Sidang yang dipimpin oleh Ketua MK Suhartoyo ini beragenda mendengarkan keterangan dari DPR RI, Dewan Pers, dan Keterangan Tambahan Resmi dari PWI Pusat.

Perkara bernomor 145/PUU-XXIII/2025 tersebut diajukan oleh Ikatan Wartawan Hukum (IWAKUM), yang mempersoalkan frasa “mendapat perlindungan hukum” dalam Pasal 8 UU Pers karena dinilai multitafsir dan belum memberikan jaminan hukum yang memadai bagi wartawan di lapangan.

Dalam keterangannya, PWI Pusat yang diwakili oleh Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, Anrico Pasaribu, menegaskan bahwa Pasal 8 UU Pers tetap konstitusional. Namun, PWI menilai bahwa persoalan utama justru terletak pada lemahnya implementasi dan koordinasi antarlembaga dalam memberikan perlindungan nyata kepada jurnalis.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam pernyataan resminya menekankan bahwa perlindungan hukum bagi wartawan harus dimaknai sebagai kewajiban aktif negara, bukan sekadar tanggung jawab moral. “Negara harus hadir secara nyata melalui kebijakan dan sinergi antarlembaga ketika wartawan menghadapi ancaman atau kriminalisasi,” ujarnya menegaskan.

Untuk memperkuat mekanisme perlindungan tersebut, PWI Pusat mengusulkan pembentukan Protokol Nasional Perlindungan Wartawan. Protokol ini diharapkan menjadi pedoman kerja bersama antara Dewan Pers, aparat penegak hukum, dan organisasi profesi wartawan dalam penanganan kasus yang berkaitan dengan kerja jurnalistik.

Baca Juga:  Peringatan Haornas 2026, SIWO PWI Bengkalis Gelar Turnament Domino dan Tenis Meja

Sementara itu, DPR RI melalui anggota Komisi III, Rudianto Lallo, menegaskan bahwa Pasal 8 UU Pers sudah memberikan perlindungan hukum yang proporsional selama wartawan bekerja sesuai ketentuan undang-undang dan Kode Etik Jurnalistik. Menurutnya, frasa tersebut tidak memberikan kekebalan hukum, melainkan jaminan agar wartawan dapat bekerja secara aman dan profesional.

Dalam kesempatan yang sama, Dewan Pers melalui Abdul Manan menjelaskan bahwa Pasal 8 merupakan norma payung (umbrella norm) yang menjadi dasar pelaksanaan fungsi perlindungan pers, termasuk melalui Nota Kesepahaman Dewan Pers–Polri. “Bukan norma yang bermasalah, tetapi penerapannya. Masih banyak aparat di daerah yang belum memahami mekanisme penyelesaian sengketa jurnalistik melalui Dewan Pers,” katanya.

 

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.
Trending di Nasional