Menu

Mode Gelap

Sorot · 21 Mei 2025 08:18 WIB ·

DPRD Bengkalis Dorong Optimalisasi PAD 2025


 📸 Komisi III DPRD Bengkalis rapat bersama Bapenda terkait realisasi PAD tahun 2025. Perbesar

📸 Komisi III DPRD Bengkalis rapat bersama Bapenda terkait realisasi PAD tahun 2025.

Prodesanews.com | BENGKALIS – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk membahas capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rapat berlangsung di ruang Komisi III Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkalis, Senin, 19 Mei 2025.

Ketua Komisi III DPRD, Sanusi, mengatakan anggaran daerah tahun 2025 sangat bergantung pada PAD. Ia menilai optimalisasi pendapatan daerah menjadi hal penting karena Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat belum stabil dan kontribusinya terhadap struktur belanja daerah masih minim.

“Dengan efisiensi anggaran dari pusat, kita harus semaksimal mungkin menggali potensi pendapatan daerah. Saat ini kita memasuki triwulan kedua, dan kami ingin mengetahui upaya yang telah dilakukan serta hambatan yang dihadapi dalam mencapai target PAD,” kata Sanusi.

Ia menyebut Kota Duri sebagai wilayah dengan potensi PAD terbesar di Kabupaten Bengkalis. Aktivitas perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah itu dinilai perlu digali lebih dalam untuk meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Bapenda menyampaikan harapan agar PAD tahun 2025 bisa meningkat secara signifikan. Hingga Mei 2025, realisasi PAD baru mencapai 8,77 persen. Meski demikian, terjadi peningkatan dari sektor pajak daerah.

Fakhtiar Qadri mengatakan beberapa item pajak daerah memiliki potensi besar, namun belum menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Ia mengusulkan rapat lintas komisi DPRD guna memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan sumber PAD dan retribusi.

“Kita harus lebih aktif menggali potensi yang ada agar PAD bisa meningkat,” kata Fakhtiar.

Bapenda juga melaporkan telah menaikkan tarif pajak reklame sebesar dua persen serta menambahkan objek pajak baru, khususnya bagi pelaku usaha yang memasang papan nama. Potensi dari sektor Pajak Hiburan Rakyat (PHR) juga terus digali. Saat ini terdapat 28 perusahaan di Kabupaten Bengkalis yang sedang dalam proses pengurusan izin.

Baca Juga:  Pemprov Riau Salurkan Beasiswa D4, S1, S2, dan S3 Tahun 2024

Sekretaris Komisi III, Rahmad, menekankan pentingnya keselarasan data dan output yang masuk ke Bapenda. Ia menyebut keberhasilan PAD sangat bergantung pada upaya bersama dalam menggali potensi yang ada.

“Ketika APBD tidak berjalan optimal, dampaknya sangat besar. Maka dari itu, hari ini kita harus bersama-sama mencari solusi agar PAD bisa terus meningkat,” ujar Rahmad.[ril]

Artikel ini telah dibaca 325 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BLT DD Tahap 4,5 dan 6 Desa Sungai Batang Disalurkan

27 Juni 2026 - 07:20 WIB

Terlibat Penggelapan dan Penadahan Sepeda Motor, Dua Pria Ditangkap

26 Juni 2026 - 16:45 WIB

Petugas Polres Bengkalis mengamankan sepeda motor Honda Beat Street dalam kasus dugaan penggelapan dan penadahan.

Kasus Sabu di Siak Kecil, Polisi Tangkap Dua Pria

26 Juni 2026 - 13:50 WIB

Petugas Polsek Siak Kecil menunjukkan barang bukti dalam pengungkapan kasus sabu di Bengkalis.

Kasmarni Dorong DPRD Sahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

22 Juni 2026 - 13:00 WIB

Kasmarni menyampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Bengkalis.

NMAX Raib di Parkiran RSUD Bengkalis, Dua Terduga Pelaku Ditangkap

20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Polisi mengamankan pria dan wanita yang diduga mencuri Yamaha NMAX di Bengkalis.

Polisi Buru Pemasok Sabu Setelah Amankan Pria di Bengkalis

19 Juni 2026 - 08:44 WIB

Petugas Satresnarkoba Polres Bengkalis mengamankan terduga pelaku narkotika di Jalan Sri Pulau.
Trending di Hukrim