Menu ✖

Mode Gelap

Terkini · 13 Agu 2024 15:16 WIB ·

YG Bersama LSM Bahtera Melayu Taja Pelatihan Restorasi Mangrove, Dasril: Kami Akan Respon dan Siap Mendukungnya


 YG Bersama LSM Bahtera Melayu Taja Pelatihan Restorasi Mangrove, Dasril: Kami Akan Respon dan Siap Mendukungnya Perbesar

BENGKALIS – Kepala Desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis,Dasril,SS menyambut baik kegiatan pelatihan restorasi mangrove dan pemantauan kenaikan air laut ditaja oleh Global Environment Center (GEC) Riau, Yayasan Gambut (YG) dan LSM Bahtera Melayu Bengkalis, pada Sabtu (10/8/ 2024) lalu, di Balai Diklat Bengkalis Desa Kelapapati.

Dengan pelatihan tersebut Dasril berharap dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat penggiat lingkungan terutama keberadaan hutan mangrove terutama di wilayah Desa Kelapapati senantiasa terpantau.

“Pemerintah Desa juga sangat respon dan akan mendukung semua kegiatan yang di lakukan oleh kelompok selama ini” ungkap Dasril.

Kegiatan pelatihan di hadiri Camat Bengkalis Taufiq Hidayat, S. STP, MSi, Kepala KPH Muhammad Fadhli, direktur yayasan gambut riau, serta Nara sumber Dr. Romei Joneri.

Dalam sambutannya,Taufik mengucapkan terima kasih kepada pihak penyelenggara pelatihan, dan ucapan terima kasih juga kepada para peserta baik dari tuan rumah Desa Kelapapati Kelompok Konservasi Paghet Seghaghah dan Kelompok Konservasi Sekat Bakau Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu.

“Kami dari pihak pemerintah Kecamatan Bengkalis sangat mendukung kegiatan seperti ini, semoga para peserta kelompok penggiat mangrove bisa menyerap ilmu dengan baik. Sehingga dapat diterapkan di masing-masing kawasan pengelolaan mangrove,”ucap Camat.

Menurut Taufik manfaat dari mangrove ini banyak sekali, selain melindungi daerah pesisir dari abrasi, tanaman mangrove mampu menyerap emisi yang terlepas dari lautan dan udara.

“Kami akan berupaya nantinya mengarahkan pihak desa memanfaatkan dana Bermasa, guna mendukung program pengelolaan mangrove ini, karena kita harus bangga bahwa program Bupati kita Kasmarni-Bagus Santoso melalui dana Bermasa ini sangat bermanfaat bagi masyarakat desa, termasuk pengelolaan lingkungan,”tuturnya.

Kemudian Direktur LSM Bahtera Melayu diwakili Sekretaris Eksekutif Khairul Saleh mengatakan, kegiatan ini sebenarnya di sponsori oleh Global Environment Center (GEC) dan Yayasan Gambut (YG) Riau, telah melakukan asesmen pada bulan Mei tahun 2023.

Baca Juga:  Polda Riau Ungkap Dugaan Keterlibatan Napi Lapas Bengkalis dalam Jaringan Narkoba, Kalapas: Informasi Masih Sepihak

“Alhamdulillah mereka sudah membantu Kelompok Konservasi Paghet Seghaghah Kelapapati ini pada pembibitan manggrove, sementara Kelompok Sekat Bakau Desa Buruk Bakul telah berjalan lebih dahulu dibantu oleh GEC,”jelas Khairul.

Sementara itu Direktur Yayasan Gambut Riau diwakili Rianda mengatakan, program Global Environment Center (GEC) ini untuk di Indonesia hanya di Riau tepatnya di Bengkalis dan khususnya Desa Buruk Bakul Kecamatan Bukit Batu dan Desa Kelapa Pati Kecamatan Bengkalis.

“Kita berharap program ini juga akan berlanjut namun yang terpenting kelompok mangrove harus siap dan bersemangat, karena progam restorasi mangrove juga dibantu LSM Bahtera Melayu yang sudah sangat berpengalaman di bidang mangrove ini,”ungkap Rianda.

Kemudian ditambahkan lagi, Kepala KPH Bengkalis Pulau Muhammad Fadli menjelaskan, tentang kewenangan pihaknya terhadap pengelolaan hutan baik daratan maupun hutan mangrove.

“Untuk kelompok yang menjadi pengelola hutan mangrove, kita siap membantu surat izin kawasan perhutanan sosial hingga keluar,”jelasnya lagi.

Selanjutnya kedua narasumber Dr. Romie Joneri dan Miswadi menjelaskan tentang ekosistem mangrove merupakan bagian penting dari wilayah pesisir yang memiliki peran ekologis dan ekonomis signifikan.

Menurut mereka, mangrove menyediakan habitat bagi berbagai spesies, melindungi garis pantai dari erosi dan menjadi sumber mata pencarian bagi masyarakat pesisir.

Pengelolaan mangrove berbasis masyarakat merupakan strategi efektif untuk memastikan kelestarian dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem ini.

Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan yang memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan serta jenis-jenis mangrove.

Selanjutnya narasumber juga jelaskan tujuan pelatihan ini meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ekologi dan fungsi ekosistem mangrove. Dan melatih masyarakat dalam teknik pemetaan kawasan mangrove.

Membekali keterampilan masyarakat melalui transek vegetasi dan pemantauan mangrove. Serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan mangrove berkelanjutan.

Baca Juga:  Siapkan Naker Yang Berkompeten, Pemkab Bengkalis Gelar Pelatihan Kerja

Kegiatan selanjutnya melakukan praktek di lapangan dengan melakukan metode transek vegetasi mangrove, teknik pengukuran dan identifikasi jenis vegetasi mangrove. Kemudian pemetaan kawasan mangrove, dengan menggunakan drone dan pemantauan tinggi permukaan air pasang.

Tampak hadir Sekretaris Kepala Desa Kelapapati, KPH Bengkalis Pulau, UPT Wilayah II Pengawasan DKP Riau dan DLH Bengkalis dan Kelompok Belukap Desa Teluk Pambang Syamsul Bahari

 

Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Jejak Kasus Dana Desa Sukamaju, Dari Protes Warga ke Penyidikan Polisi

15 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Penyidikan dugaan korupsi Dana Desa Sukamaju senilai Rp 241 juta di Kabupaten Bengkalis

INPEST Desak KKP Tunda Pembayaran Proyek Kampung Nelayan Bengkalis Rp 7,3 Miliar

5 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pembangunan KNMP di Desa Kuala Alam, Bengkalis, yang disorot INPEST

HUT ke-81 TNI, Kapolres Bengkalis Serukan Soliditas TNI-Polri

5 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Kapolres Bengkalis bersama jajaran TNI, Polri dan Forkopimda dalam peringatan HUT ke-81 TNI

Mitra SPPG Sungai Alam Bagikan Masker ke 15 Sekolah

30 September 2026 - 16:42 WIB

Siswa sekolah penerima MBG mendapat bantuan masker dari Mitra SPPG Sungai Alam

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.
Trending di Nasional