BENGKALIS,- 75 orang adik-adik anggota Pramuka Penggalang dan Penegak Sekolah Luar Biasa (SLB) dari Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, dan Kabupaten Rokan Hilir mengikuti Perkemahan Semarak Pertemuan Pramuka Berkebutuhan Khusus Wilayah II Tahun 2024.
Perkemahan berlangsung selama 3 hari 2 malam sejak Selasa sampai Kamis, 11-13 Juni 2024 bertempat di Bumi Perkemahan (Buper) Pawang Perkasa Jalan Assalam, Kelapapati Darat.
Ketua Panitia Kak Muhammad Isnaini dalam laporannya mengatakan peserta perkemahan ini berasal dari 7 SLB Wilayah II yang terdiri dari:
1. SLBN Bengkalis.
2. SLBN Dumai.
3. SLB Harapan Bunda, Dumai.
4. SLB Bumi Manggalo, Pinggir.
5. SLB Cendana Duri.
6. SLBN Duri.
7. SLBN Bagan siapi-api, Rokan Hilir.
Peserta perkemahan didominasi Kabupaten Bengkalis Negeri Junjungan yang mengutus peserta dari 4 SLB. Disusul 2 SLB Kota Minyak Dumai, dan 1 SLB dari Kabupaten Rokan Hilir Negeri Seribu Kubah.
Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) Kak Sri Rahayu Puji Astuti dalam kesempatan ini mengatakan tujuan perkemahan ini untuk meningkatkan disiplin diri dan kemandirian. Pendidikan Kepramukaan sebagaimana Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) menjadi kegiatan ekstrakurikuler.
“Kita mengharapkan, meskipun kegiatan ekstrakurikuler tetapi wajib diterapkan,” harap Kak Sri Rahayu yang akrab dipanggil Kak Yayuk ini dengan harapan perkemahan perdana ini akan menjadi agenda rutin di masa mendatang tentunya dengan pembenahan melalui evaluasi dari kemah dimaksud, ” Ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka 0404 Bengkalis Kak H Bustami HY yang dibacakan Kak Hj Maria Ulfa menyampaikan kegiatan positif ini sebagai upaya untuk membangun diri bagi adik-adik anggota Pramuka Luar Biasa sesuai dengan tujuan dari Gerakan Pramuka demi membentuk setiap bangsa agar memiliki keahlian yang prima, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Kegiatan Kepramukaan merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk mengembangkan kreativitas anak didik yang berguna untuk menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menjalani kegiatan ini, saya berharap kepada Pembina dapat mendampingi adik-adik untuk kegiatan dengan penuh semangat, keseriusan, kecerdasan dan keceriaan, kedisiplinan, dan pengawasan yang ketat harus diterapkan,” harap Kakwarcab disambung ucapan apresiasi kepada Kamabigus SLBN Bengkalis, panitia pelaksana, pembina dari dua kabupaten/kota, dan peserta perkemahan.
Fatma Lestari, peserta yang terjauh dari SLBN I Bagansiapiapi kepada jurnalis media ini mengungkapkan rasa bahagia bisa ikut perkemahan tadi. Akrab dipanggil Tari, menambahkan pernah mewakili Provinsi Riau dalam ajang nasional cabang olahraga bulutangkis dan pernah bertanding bidang Tari Kreasi. Dirinya juga senang karena gurunya baik-baik semua. Medi Yasti sang guru pula mengungkapkan dari 60an pelajar SLBN Bagansiapiapi, hanya 10 orang yang terpilih ikut dalam kegiatan ini, yang tidak terpilih dan belum pernah ke Bengkalis ada yang menangis sebab keinginan ikut tak kesampaian namun tahun depan akan diseleksi kembali.
Safarel, anggota Pramuka tuna rungu wicara pula yang ditanya Jimi sang guru menggunakan bahasa isyarat, juga merasa senang ikut kemah ini karena kali pertama ke Bengkalis dahulu saat ia masih SD. “Bengkalis enak, nyaman,” kata Mohamad Sujimi sang penerjemah yang mengaku sangat bahagia bisa mendampingi anak-anaknya. “Semoga dengan kegiatan perkemahan ini menambah wawasan kepramukaan,. mempererat silaturahmi sesama guru SLB Wilayah II,” doa Kak Jimi.
Pada hari kedua kegiatan perkemahan ini, bakda Asar diisi dengan permainan rakyat diantaranya permainan bola boci, engkrang, terompa panjang dan dilanjutkan api unggun pada malamnya. Sementara, sebelumnya pada sesi kegiatan pagi. “Pertama, ucapan terima kasih kepada Kwarcab Bengkalis yang telah menyediakan Bumi Perkemahan Pawang Perkasa sebagai fasilitas yang bisa digunakan untuk perkemahan Pramuka Berkebutuhan Khusus ini. Ucapan terima kasih kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis yang telah membantu peserta dari Kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai dalam prioritas penyeberangan Pakning-Bengkalis dan Bengkalis-Pakning, ucapan terima kasih juga kepada Dinas Kesehatan terutama Puskesmas Kecamatan Bengkalis yang telah mempersiapkan petugas kesehatan selama kegiatan ini berlangsung. Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada panitia yang telah bertungkus lumus selama beberapa hari yang lalu dan beberapa hari kedepan demi suksesnya acara ini,” ucap Kak Muhammad Isnaini kepada potretnews.com, Rabu (12/06/2024).
Kegiatan ini sebenarnya kegiatan yang unik karena dihadiri beberapa sekolah luar biasa yang terdiri dari berbagai macam kebutuhan khusus, diantaranya ada anak yang autis, tuna grahita, dan tuna rungu wicara yang berkomunikasi menggunakan bahasa SIBI Sistem Isyarat Bahasa Indonesia yang membuat kita melihatnya lebih menarik. Dan diantara anak-anak kita ini mereka punya kelebihan dan juga kekurangan. Prestasi mereka ada yang sampai tingkat nasional bahkan tingkat internasional khususnya dari Kabupaten Bengkalis pernah ikut tenis meja tingkat internasional di Los Angeles mendapat medali perak,” beber Kak Isnaini yang juga aktif di bidang dakwah dan Lembaga Adat Melayu Riau pula dengan menambah informasi sesi pagi hari kedua diisi dengan perlombaan, semaphore, tali temali, deteksi rasa. Malam pertama pula ada kegiatan pentas seni. Masyarakat yang ingin menyaksikan boleh datang ke Buper Pawang Perkasa,” pelawa Kak Isnaini.
Sakti Gunawan peserta dari Kabupaten Bengkalis lewat kalimat yang diucapkannya mengatakan merasa senang luar biasa bisa ikut perkemahan ini. “Saya berdoa kepada Allah SWT untuk mendapat lindungan dariNya dan dijauhkan dari segala-segala kezaliman,” tutur Sakti anak pasangan Sukardi dan Sri Ngayomi yang tinggal di Jalan Soekarno Hatta Selat Baru Kecamatan Bantan, “Saya akan pergi bertanding di cabang silat,” tambah pemilik sabuk hitam ini mengakhiri wawancara. (rls)








