Menu

Mode Gelap

Hukrim ยท 9 Sep 2026 16:20 WIB ยท

Polres Bengkalis Kembali Sita 65 Kg Sabu Usai Musnahkan Narkotika Senilai Rp80 Miliar


 ๐Ÿ“ธ Polres Bengkalis memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan perkara pada Rabu, 9 September 2026. Perbesar

๐Ÿ“ธ Polres Bengkalis memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan perkara pada Rabu, 9 September 2026.

Prodesanews.com | Bengkalis โ€“ Kepolisian Resor Bengkalis kembali membongkar sindikat narkotika skala besar. Pada Rabu, 9 September 2026, polisi memusnahkan barang bukti bernilai puluhan miliar rupiah. Pemusnahan itu mencakup 30,6 kilogram sabu, 122.459 butir ekstasi, dan 384 kotak etomidate.

Namun, pada hari yang sama, polisi kembali menyita 65 kilogram sabu. Penyidik kini mengembangkan kasus baru tersebut untuk mengungkap jaringan pemasoknya.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menyebut wilayahnya rawan menjadi perlintasan barang haram. Menurut dia, faktor geografis menjadi salah satu penyebab utama. Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat, misalnya, memiliki kerentanan tinggi karena kerap menjadi jalur penyelundupan.

Dari kedua wilayah tersebut, pelaku diduga mengirim barang haram ke berbagai daerah di luar Bengkalis, bahkan hingga negara tetangga.

“Bengkalis ini adalah pintu masuk. Dari sini banyak menuju wilayah lain, termasuk ke negara tetangga,โ€ kata Fahrian dalam konferensi pers di Mapolres Bengkalis.

Sementara itu, jajaran Satuan Reserse Narkoba bersama Polsek Bantan bergerak mengendus pergerakan pasokan baru seberat 65 kilogram sabu. Polisi menangkap jaringan tersebut pada Rabu pagi, beberapa jam sebelum menggelar pemusnahan barang bukti dalam jumlah besar.

Setelah penangkapan itu, penyidik mengembangkan kasus untuk memburu jaringan kakap internasional yang mereka duga mengendalikan pasokan narkotika tersebut.

Secara keseluruhan, polisi memusnahkan barang bukti dengan nilai mencapai Rp 80 miliar. Dengan operasi tersebut, kepolisian mengklaim berhasil menyelamatkan 279.893 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Selain sabu, jumlah ekstasi dalam operasi kali ini juga mencatat angka besar. Biasanya, kepolisian setempat hanya memusnahkan sekitar 5.000 hingga 6.000 butir ekstasi dalam sekali operasi.

โ€œ122.459 butir itu angka yang sangat besar. Ini menunjukkan betapa besarnya ancaman narkoba di wilayah kita,โ€ ujar Fahrian.

Baca Juga:  Bupati Kasmarni Ajak Warga Siak Kecil Bersinergi Majukan Bengkalis

Di sisi lain, Fahrian menyebut sistem kerja sindikat narkotika di daerah tapal batas tersebut tergolong rapi. Sindikat diduga melibatkan berbagai peran di lapangan, mulai dari kurir darat, penyedia lahan, pengintai, hingga pengatur pergerakan.

Bahkan, Fahrian mensinyalir keterlibatan warga lokal. Para pelaku juga diduga memiliki hubungan kekerabatan di negara tetangga.

“Narkoba di Kabupaten Bengkalis sudah terlalu lama menjadi penyakit yang menggerogoti kita semua. Kalau ibarat sakit, kita sudah lama sakit. Dan sayangnya, penyakit ini bukan hanya datang dari luar, ada di antara kita sendiri yang menjadi pelakunya,โ€ katanya.

Karena itu, Fahrian mengingatkan bahwa penangkapan saja tidak cukup untuk memutus mata rantai bisnis narkotika. Menurut dia, kepolisian membutuhkan kepedulian masyarakat di sekitar wilayah rawan peredaran narkoba.

“Polisi menangkap, jaksa menuntut, hakim memutus itu semua belum cukup kalau lingkungannya tidak kita perbaiki. Selama masyarakat masih diam, masih takut, masih peduli setengah hati, peredaran narkoba ini akan terus berulang,โ€ ucapnya.

Menjelang berakhirnya masa jabatannya pada 12 September 2026, Fahrian juga menitipkan pesan kepada penggantinya sebagai pimpinan Polres Bengkalis. Ia meminta pemimpin baru tidak mengendurkan pemberantasan narkotika di wilayah tersebut.

โ€œApapun nanti pemimpinnya, siapapun yang menggantikan, semangat untuk memberantas narkoba ini harus tetap sama. Ini bukan soal satu orang, ini soal masa depan kita semua,โ€ tutur Fahrian.[pnc/ril]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

3 Pelaku Dibekuk, Polisi Sita 65 Bungkus Sabu asal Malaysia

10 September 2026 - 09:45 WIB

Polisi menyita 65 bungkus sabu asal Malaysia dalam pengungkapan kasus penyelundupan di Bengkalis

Asap Karhutla Memburuk, Sekolah di Pekanbaru Kembali Daring

7 September 2026 - 08:00 WIB

Siswa mengikuti pembelajaran daring di Pekanbaru akibat kualitas udara tidak sehat.

Polisi Ungkap Dua Kasus Narkotika di Bengkalis, 15 Paket Sabu Disita

3 September 2026 - 11:25 WIB

Dua pria yang diamankan dalam pengungkapan dua kasus dugaan peredaran sabu di Bengkalis.

Bupati Kasmarni minta ICMI Bengkalis bawa gagasan ke lapangan

31 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Bupati Bengkalis Kasmarni menghadiri pelantikan Pengurus ICMI Orda Bengkalis.

Kemenkes Kaji Usulan Pemkab Bengkalis Bangun RSUD Bukit Batu

27 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso saat audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan.

Kualitas Udara Tak Sehat, Sekolah di Bengkalis Diminta Batasi Aktivitas Luar

25 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Surat edaran Dinas Pendidikan Bengkalis tentang pembelajaran saat kabut asap
Trending di Pemerintah Daerah