Bengkalis,-Pemerintah Desa Prapat Tunggal, Kecamatan Bengkalis menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Perepat Jati pada hari Kamis, 11 Desember 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus BUMDes serta pendamping desa setempat. Acara bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan usaha desa yang profesional dan berkelanjutan.
Narasumber pada kegiatan ini adalah Marfin Samudra yang berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Kehadiran perwakilan dinas tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa, khususnya dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan.
Pelatihan ini menjadi sangat penting mengingat peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa semakin strategis. Melalui pendidikan dan pelatihan yang terstruktur, pengurus BUMDes diharapkan mampu mengelola aset desa dengan lebih optimal, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan asli desa yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Penjabat Kepala Desa Prapat Tunggal, Muhammad Dodi Islami, S.STP dalam sambutannya menekankan betapa pentingnya peran BUMDes dalam peningkatan ekonomi desa. Ia menyampaikan harapan agar pengurus BUMDes mampu melakukan terobosan-terobosan kreatif dan inovatif dalam membangun ekonomi desa yang mandiri dan tangguh.
“Ini sangat penting, semoga kedepan BUMDes kita dapat menjadi alternatif pengembangan ekonomi masyarakat, ” ujarnya.
Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi penting mulai dari tata kelola BUMDes yang baik, strategi pemasaran produk desa, manajemen keuangan, hingga analisis peluang usaha berbasis potensi lokal. Pendekatan pembelajaran yang digunakan bersifat partisipatif dengan studi kasus dan diskusi interaktif.
Kehadiran pendamping desa dalam kegiatan ini juga menjadi nilai tambah. Mereka berperan sebagai fasilitator yang akan terus mendampingi pengurus BUMDes dalam implementasi ilmu yang telah diperoleh. Sinergi antara pengurus, pemerintah desa, dan pendamping diharapkan dapat mempercepat capaian target pembangunan ekonomi desa.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan tidak berhenti pada satu kali pelatihan semata, namun menjadi titik awal pembentukan BUMDes yang profesional. Dengan sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih, BUMDes Mekar Perepat Jati diharapkan mampu bersaing di pasar lokal maupun regional, serta menjadi model bagi BUMDes lain di wilayah Kabupaten Bengkalis.








