Menu ✖

Mode Gelap

Sorot ยท 21 Jul 2026 20:50 WIB ยท

Mahasiswa KUKERTA UNRI Kenalkan Eco Paving dan POC di Desa Pangkalan Batang Barat


 ๐Ÿ“ธ Mahasiswa KUKERTA UNRI, perangkat desa dan warga foto bersama usai sosialisasi pengolahan sampah di Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis. Perbesar

๐Ÿ“ธ Mahasiswa KUKERTA UNRI, perangkat desa dan warga foto bersama usai sosialisasi pengolahan sampah di Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis.

Prodesanews.com | Bengkalis โ€“ Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) mengenalkan cara memanfaatkan sampah dapur menjadi pupuk organik cair (POC) dan mengolah limbah plastik menjadi eco paving kepada warga Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, Senin, 20 Juli 2026. Melalui program Eco Kreatif Desa, mereka mengajarkan teknik sederhana yang dapat langsung dipraktikkan di rumah.

Mahasiswa KUKERTA menggelar sosialisasi di Aula Kantor Desa Pangkalan Batang Barat. Sekretaris Desa Munawir mewakili Penjabat Kepala Desa. Para kepala dusun, ketua RT dan RW, perwakilan Tim Penggerak PKK, serta warga turut mengikuti kegiatan tersebut.

Pada sesi pertama, mahasiswa memperagakan cara mengolah sisa sayuran dan bahan organik dapur menjadi pupuk organik cair. Pemateri Rayhan Duta Ramandhika menjelaskan bahwa warga hanya memerlukan peralatan sederhana untuk membuat POC di rumah.

“Sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair yang mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mengurangi limbah yang dibuang ke lingkungan,” kata Rayhan.

Selanjutnya, mahasiswa membahas pengolahan limbah plastik. Tri Indah Noviyanti dan Radika Idealiza memperagakan cara mengolah plastik yang sulit terurai menjadi bahan campuran eco paving. Menurut mereka, langkah tersebut membantu mengurangi timbunan sampah sekaligus meningkatkan nilai guna plastik.

Sementara itu, Sekretaris Desa Munawir menyatakan Pemerintah Desa Pangkalan Batang Barat mendukung kegiatan tersebut. Ia menilai masyarakat perlu memulai pengelolaan sampah dari rumah tangga agar terbiasa memanfaatkan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.

“Jika warga mengelolanya dengan baik, sampah mendatangkan manfaat. Limbah ini memiliki nilai guna bagi lingkungan,” ujar Munawir.

Melalui sosialisasi tersebut, mahasiswa memperkenalkan dua cara mengelola sampah rumah tangga, yakni mengolah bahan organik menjadi pupuk organik cair dan memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan campuran eco paving. Dengan demikian, warga memperoleh contoh sederhana yang dapat mereka terapkan sesuai kondisi lingkungan sekitar.[pnc/ril]

Baca Juga:  Melalui Posyandu ILP, Desa Pangkalan Batang Barat Komitmen Cegah Stunting dan Wujudkan Masyarakat Sehat
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Riau Mutasi Kapolres Bengkalis

26 September 2026 - 13:23 WIB

AKBP Eko Rubiyanto menerima tongkat komando Kapolres Bengkalis dari AKBP Fahrian Saleh Siregar

Kementerian Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional Hoaks

25 September 2026 - 08:00 WIB

Wakil Menteri Komdigi Angga Raka Prabowo memastikan surat pemadaman internet nasional adalah hoaks.

Kabel Fiber Optic Semrawut, Diskominfotik Bengkalis Bertindak

24 September 2026 - 12:42 WIB

Diskominfotik Bengkalis bersama ISP menata kabel fiber optic di ruas jalan protokol Pulau Bengkalis

Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti dari 71 Perkara

24 September 2026 - 11:11 WIB

Kejaksaan Negeri Bengkalis memusnahkan barang bukti dari 71 perkara yang telah inkrah

Rencana PWI Bengkalis Geler LKTJ Didukung OPD Bengkalis

23 September 2026 - 20:38 WIB

Peringatan Haornas 2026, SIWO PWI Bengkalis Gelar Turnament Domino dan Tenis Meja

23 September 2026 - 08:08 WIB

Trending di Daerah