BENGKALIS.PRODESANEWS.COM- Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) Kabupaten Bengkalis Edi Sakura S.Pd,M.Pd menerima kunjungan pengurus perkumpulan layang Wow di Ruang kerjanya Kantor Disparbudpora Kabupaten Bengkalis. Rabu, (11/10/2023).
Kehadiran pengurus Perkumpulan Layang-Layang Wow Bengkalis ini datang menjumpau kepala Dinas Disparbudpora dalam rangka menyampaikan gagasan dan pokok pikiran dalam rangka memajukan Kebudayaan daerah khusus nya seni permainan rakyat berupa Layang Wow.
Mengingat selama ini Layang-Layang sangat di minati dan sering dijadikan salah satu cabang perlombaan namun, belum ada legalitas perkumpulan dan juga keseriusan dalam pengelolaannya, diharapkan melalui kunjugan tersebut perkumpulan layang wow itu.

Melalui pertemuan tersebut mereka berharap agar kepala dinas dapat memprakarsai untuk menyiapkan legalitas permainan layang wow di kabupaten bengkalis sehingga kedepannya bisa menjadi iven Nasional.
Dalam sambutannya Edi Sakura menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan dari pengurus Perkumpulan layang wow yang telah mau mengujungi dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda olahraga Kabupaten bengkalis dalam rangka menyampaikan usulan serta gagasan untuk memajukan seni budaya daerah berupa layang wow.
“Saya ucapkan terimakasih atas perhatiannya terhadap permainan tradisional seperti Layang-Layang ini, karena memang belum ada pembahasan yang serius terhadap permainan Layang-Layang ini. Dan ini sebenarnya menjadi langkah kita bersama untuk kembali menata dan mengenalkan permainan tradisional seperti Layang-Layang”. Jelas Edi.

Edi Sakura juga akan berusaha agar Layang-Layang ini menjadi permainan tradisional yang dikenal oleh orang ramai. Dan bukan hanya sekedar menjadi permainan tapi menjadi sebuah seni permainan yang menarik. Mengingat Layang-Layang sangat sering diperlombakan. Selain itu terkait seni permainan rakyat ini merupakan seni yang sudah tidak asing bahkan dalam dunia internasional juga permainan layangan kerap di adakan sebagai ivant maka menurutnya akan meninandaklanjuti apa yang menjadi usulan tersebut.
“Kami juga akan berusaha agar Layang-Layang ini bisa menjadi permainan tradisional yang di minati dan menarik untuk di mainkan, selain itu kami juga akan berusaha menggali informasi lebih lanjut terkait keberadaan legalitas nya sehingga kedepanya bisa menjadi ivent untuk atau kejuaraan yang bisa kita adakan”. Terang Edi Sakura.
Melalu pertemuan tersebut, Edi Sakura berharap kepada perkumpulan layangan di kabupaten Bengkalis agar mendukung kebijakan pemerintah terkait pengembangan industr pariwisata serta hal hal terkait dengan pariwisata semisal kebudayaan lokal dan layangan merupakan termasuk di dalamnya.

“tentunya kami berharap agar kita semua dapat mendukung program pengembangan wisata serta hal hal yang terhubung didalammya semisal budaya lokal yang dapat menarik wisatawan untuk datang mengungunjugi wisata kita, dan kesinian permainan rakyat berupa layangan merupakan bagian dari wisata tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Jamaluddin Selaku Ketua Perkumpulan Layang-Layang Waw Kabupaten Bengkalis bersama pengurus juga memperkenalkan Layang-Layang khas Kabupaten Bengkalis. Yang diberi nama Layang-Layang Kurau Jantan Laksamana Bengkalis, yang memiliki kepala yang khas dan ukiran yang indah.
Jamaluddin yang sering dipanggil Pak Udin berharap Layang-Layang Kurau Jantan Laksamana Bengkalis ini bisa di patenkan agar ini bisa menjadi warisan khas Bengkalis.
“Saya berharap Layang-Layang Kurau jantan Laksamana Bengkalis ini bisa di patenkan. Agar tidak di tiru olah daerah lain”. Harap Jamaluddin.
Hadir juga dalam silaturahmi ini. Khairani Kabid Kebudayaan Disparbudpora, Arif Wakil Ketua Perkumpulan Layang-Layang Wow Bengkalis, Supriadi Bendahara Perkumpulan Layang-Layang Wow Bengkalis.
Usai melakukan diskusi serta saling tukar pikiran terkait layang wow, akhirnya para tamu itu meminta izin untuk kembali setelah sebelumnya menyerahkan layang wow kepada kepala dinas sebagai cendra mata.








