BENGKALIS- mendung disertai kilatan petir menjadi saksi bisu musibah tragis di pesisir Pantai Parit Panjang, Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (1/10/2025) pagi. Dua warga desa ditemukan tak bernyawa usai tersambar petir saat sedang mencari kepah di tepi pantai.
Peristiwa memilukan itu menimpa Khairul (30), seorang nelayan, dan keponakannya Ridho (15). Keduanya berasal dari Dusun 3, RT 03 RW 03, Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan. Saat kejadian, keduanya tengah beraktivitas di pantai meski cuaca hujan deras disertai kilatan petir.
Kapolsek Bantan, AKP Said Muhammad Ali Hanafiah, dalam keterangannya menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Seorang saksi, Kadri, yang sedang menjaring ikan bersama istrinya, melihat Khairul dan Ridho tiba-tiba tergeletak di pasir tak jauh dari tempatnya berada.
“Korban Khairul ditemukan dengan kondisi pakaian hangus terbakar dan terdapat luka bakar di bagian punggung, tangan, serta paha. Sedangkan korban Ridho tidak terlihat luka bakar namun juga sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Kapolsek.
Menyaksikan kejadian tersebut, warga sekitar segera bergegas menolong. Dengan menggunakan tandu darurat dari kayu dan kain panjang, jenazah kedua korban dievakuasi ke rumah masing-masing. Suasana duka menyelimuti kampung setempat sejak kabar musibah itu tersebar.
Pihak keluarga korban menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Mereka juga menolak dilakukan visum maupun otopsi, dan telah membuat surat pernyataan resmi untuk menegaskan hal tersebut kepada aparat kepolisian.
“Jenazah kedua korban akan langsung dimakamkan hari ini juga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Teluk Lancar,” tambah AKP Said Muhammad Ali Hanafiah.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali. Meski demikian, peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi warga pesisir agar lebih berhati-hati beraktivitas di luar rumah ketika cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai petir.








