Mantan Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Rugikan Nasabah Hingga Miliyaran Rupiah

Oleh: redaksi Hukrim | Selasa, 21 September 2021 - 13:01:35 WIB

Mantan Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Rugikan Nasabah Hingga Miliyaran Rupiah

Teks foto : Mantan teller Bank BRI Unit Bagan Besar Dumai berinisial HN (29).

Prodesanews.com | PEKANBARU - Diduga membobol uang nasabah hingga miliaran rupiah, seorang mantan teller Bank BRI Unit Bagan Besar Dumai berinisial HN (29) ditangkap Polda Riau.

Penangkapan tersebut berawal dari kecurigaan Dedi Reflian selaku URC (Unit Risk Complain) yang bertugas melakukan pengawasan Bank BRI Cabang Dumai saat melakukan pemeriksaan menemukan kecurigaan transaksi setoran dan penarikan hanya beberapa saat pada hari yang sama, tepatnya Senin 22 Maret 2021 lalu.

Atas kejanggalan tersebut, pihak Bank BRI Cabang Dumai selanjutnya membuat laporan ke Polda Riau. Menanggapi laporan tersebut, Subdit II Ditreskrimsus Polda Riau langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi pihak Bank BRI, nasabah, serta penelitian dan mengumpulkan dokumen.

Dari hasil penyelidikan Ditreskrimsus, ditemukan USER ID 8119051 milik tersangka HN sewaktu bertugas sebagai Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Cabang Dumai tertera pada validasi slip penarikan 8 orang nasabah yang telah berhasil ditransaksikan terjadi dalam kurun waktu bulan Januari - Maret 2021.

"Jadi tersangka HN ini, sewaktu menjadi Teller Bank BRI Unit Bagan Besar Dumai melakukan transaksi dengan memalsukan tanda tangan pemilik rekening (nasabah) pada slip penarikan," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, pada Selasa (21/09/2021).

Menurut Narto lagi, tersangka HN ini menirukan tanda tangan nasabah pada slip penarikan dan selanjutnya menggunakan rekening dan kartu ATM penampung atas nama Edrian Nofrialdi (teman tersangka) untuk selanjutnya diteruskan ke rekening pribadi tersangka di Bank BRI dan Bank BCA.

Setelah penyidik melakukan perhitungan, 8 orang nasabah mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah atau tepatnya Rp1.264.000.000.-

"Tersangka HN ditangkap dirumahnya di Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur, Kodya Dumai pada Kamis 16 September 2021 lalu," ungkap Narto.

Narto melanjutkan, uang hasil kejahatan dari transaksi tersebut digunakan HN untuk membayar hutang tunggakan pinjaman online (Pinjol) dan juga untuk kepentingan pribadi (keluarga).

"Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 49 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.

Lalu Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengakhiri.***(Ril)

 

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:[email protected]

Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook