Pengembangan Kasus Sabu 40 Kg, Teamsus Elang Malaka Kembali Amankan 3 Kurir dan 9 Kg Sabu

Oleh: redaksi Hukrim | Sabtu, 18 September 2021 - 13:31:10 WIB

Pengembangan Kasus Sabu 40 Kg, Teamsus Elang Malaka Kembali Amankan 3 Kurir dan 9 Kg Sabu

Teks foto : 3 tersangka kurir 9 kilogram narkotika jenis sabu berhasil diamankan Satres narkoba Polres Bengkalis bersama Teamsus Elang Malaka.

Prodesanews.com | Bengkalis - Berdasarkan pengembangan kasus sebelumnya, penangkapan 3 kurir narkotika jenis sabu sebanyak 40Kg,  Satres Narkoba Polres Bengkalis dan Teamsus Elang Malaka kembali berhasil menangkap 3 tersangka pelaku lainnya.

Ketiga tersangka adalah W (26) warga Pekanbaru, RN (39) warga Lampung dan M.RP (25) warga Bengkalis. Mereka diamankan di Jln Emas Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru pada Senin 13 September 2021 lalu sekira pukul 19.30 Wib.

Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan Tim dari tersangka berupa 9 Bungkus diduga Narkotika jenis Sabu Bruto  9 Kilogram, 3 unit HP Android, 1 unit HP iPhone, 1 unit Sepeda Motor Honda Beat dan 1 unit HP lipat Samsung.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, S.I.K, M.T  melalui Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis IPTU Tony Armando, SE mengatakan bahwa penangkapan Ketiga tersangka yang membawa 9 Kg narkoba jenis sabu ini merupakan pengembangan dari penangkapan 3 tersangka kurir sabu 40 Kg sebelumnya pada tanggal 09 September 2021 lalu.

"Tersangka Kurir Sabu 40 Kg yang sudah kita amankan itu mengatakan bahwa akan lewat lagi Narkotika jenis Sabu dengan jumlah Kiloan", kata IPTU Tony Armando, Jumat (17/09/2021).

Berbekal informasi tersebut tim langsung bergerak, namun didapati target sudah duluan menyeberang dari RoRo (Roll on Roll off)  Bengkalis menuju Pekanbaru. Karena tertinggal dan harus menunggu kapal RoRo berikutnya, Teamsus Elang Malaka meminta bantuan Team IT Polda Riau untuk memastikan target tidak lepas.

Kemudian lanjut IPTU Tony, di Pekanbaru tim di Back-up oleh Direktorat Narkoba Polda Riau dan Kanwil Bea dan Cukai (BC) Riau.

"Setelah mendapatkan informasi dari Team IT Polda Riau dimana target akan melaksanakan transaksi, maka Teamsus Elang Malaka dan Kanwil BC Riau langsung melakukan penggerebekan di Jl. Emas (dekat Jl. Kartama) Kecamatan Sidomulyo Barat Kota Pekanbaru", ujar Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis ini.

Dilokasi tersebut kata Kasat lagi, tim berhasil mengamankan seseorang yang mengaku bernama W bersama dengan Barang Bukti 9 Bungkus Sabu dengan berat kotor sekira 9 Kilogram serta 1 unit Sepeda Motor Beat dan 1 unit Handphone tersangka.

"Tersangka W menjelaskan dia disuruh oleh M.RP alias ROCKY dan diarahkan ke seseorang yang tidak dikenal", kata Kasat. 

Setelah diberi kode "741", tim berhasil mengamankan tersangka berikutnya, RN di daerah Kubang tepatnya di SPBU Kubang Kualu dan sempat terjadi kejar-kejaran disana.

"Tersangka RN mengaku akan membawa narkotika jenis sabu tersebut ke Provinsi Jambi dengan upah 30 Juta, namun belum dibayar dan tersangka juga mengakui telah melakukan pekerjaan ini sebanyak 3 kali", terang IPTU Tony 

Selanjutnya tim mencoba menunggu komunikasi dari orang yang memerintahkan tersangka RN, namun baru pagi harinya rersangka mengaku telah membuang HP kerjanya saat terjadi kejar-kejaran saat penangkapan, sehingga tim belum bisa melanjutkan Control Delevery terhadap pelaku yang di Jambi. 

Lanjut Kasat memaparkan, tersangka M.RP alias ROCKY juga sudah diamankan dan mengaku dikendalikan oleh seseorang bernama AS alias AB alias UNCLE JAY (DPO 2 kasus besar narkotika Polres Bengkalis). 

Saat ini ketiga tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Menurut IPTU Tony, dari hasil interogasi penyidik tersangka W sudah 3 kali bekerja sebagai kurir narkotika dengan jumlah besar atas suruhan dan diupah oleh tersangka ROCKY dan pernah dibayar 10 juta rupiah, dan untuk pekerjaan sekarang baru dibayar 500 ribu rupiah. Tersangka W berperan menyerahkan BB narkotika jenis sabu ke kurir selanjutnya.

Peran tersangka RN adalah kurir narkotika antar Provinsi yang berprofesi sebagai sopir Truck dan menjadi kurir sebanyak 3 kali, peran tersangka menerima barang dari W, diupah 5 juta rupiah perkilo, tetapi mengaku tidak kenal dengan orang yang menyuruh. Modus RN menjadi kurir tidak menggunakan kendaraan sendiri maupun umum, melainkan menumpang dengan temannya sesama sopir yang akan pulang ke Lampung.

Sementara kata IPTU Tony, tersangka M.RP alias ROCKY berperan sebagai pengendali dan langsung berhubungan dengan bandar narkoba yaitu AS alias AB alias Uncle Jay yang masih DPO.***(Ril)

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:[email protected]

Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook