Diduga Ceramahnya Menistakan Agama, Youtuber Kace Akhirnya Ditangkap

Oleh: redaksi Hukrim | Rabu, 25 Agustus 2021 - 15:10:30 WIB

Diduga Ceramahnya Menistakan Agama, Youtuber Kace Akhirnya Ditangkap

Teks foto : Muhammad Kace, oknum Youtuber yang diduga menistakan Agama Islam.

Prodesanews.com | Jakarta – Tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri akhirnya menangkap youtuber Muhammad Kace. Youtuber tersebut ditangkap atas dugaan penistaan agama. Hal ini dibenarkan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto atas kabar penangkapan tersebut.

“Sudah ditangkap,” kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, dikutip dari humaspolri, Rabu (25/08/2021).

Muhammad Kace ditangkap di Bali. Kini dia sedang dibawa ke Bareskrim untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Hari ini akan dibawa ke Bareskrim,” ujar Kabareskrim.

Diberitakan sebelumnya, youtuber dengan nama akun Muhammad Kace melakukan siaran ceramah dengan nada merendahkan dan melecehkan Nabi Muhammad SAW serta agama Islam. Video ceramah itu kemudian viral di media sosial.

Salah satu contoh materi ceramah Muhammad Kace yang menjadi kontroversi yakni terkait kitab kuning dan Nabi Muhammad SAW. Itu terlihat dari unggahan Muhammad Kace di kanal youtube-nya dalam judul "Kitab Kuning Membingungkan".

Beberapa ucapan youtuber Muhammad Kace yang dipersoalkan ialah, dia menyebut kitab kuning yang diajarkan di pondok pesantren menyesatkan dan menimbulkan paham radikal. Selain itu, Muhammad Kace menyebut ajaran Islam dan Nabi Muhammad SAW tidak benar sehingga harus ditinggalkan.

"Karena memang Muhammad Bin Abdullah ini pengikut jin," ujarnya dalam tayangan berjudul "Kitab Kuning Membingungkan" yang diunggah pada 19 Agustus 2021 lalu.

Muhammad Kace dilaporkan oleh sejumlah pihak soal videonya yang diduga menistakan agama. Polisi juga menegaskan bukti awal sudah cukup sehingga kasus ditingkatkan ke penyidikan.***(Ril)

 

 

 

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:[email protected]

Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook