Desa Meskom Sebagai Tuan Rumah Pembukaan Festival Colok di Bengkalis

Oleh: redaksi Wisata | Senin, 28 Mei 2018 - 17:55:32 WIB

Desa Meskom Sebagai Tuan Rumah Pembukaan Festival Colok di Bengkalis

Teks foto : Lampu colok tahun lalu di desa Simpang Ayam Bengkalis

BENGKALIS -- Untuk pembukaan festival lampu colok 1439 Hijiriah Tahun 2018. Pemerintah kabupaten Bengkalis akan mempusatkan di desa Meskom, kecamatan Bengkalis sebagai tuan rumah tingkat Kabupaten.

Disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) melalui Kabid Kebudayaan Khairani Alwi kepada sejumlah wartawan, Senin 28 Mei 2018 menyampaikan bahwa, pembukaan akan berlangsung dibuka oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin. 

"Tahun ini sebagai tuan rumahnya adalah Desa Meskom, lokasinya dilapangan sepak bola. Insya-Allah pak Bupati langsung yang akan membukanya,"ujar Kharani Alwi. 

Khairani menjelaskan, berbagai hal menjadi pertimbangan ditunjuknya Desa Meskom sebagai tuan rumah. Diantaranya sebut Khairani, disana termasuk desa berprestasi bidang pelestarian lampu colok. 

"Ini untuk memotivasi masyarakat di sana juga agar terus melestarikan tradisi lampu colok,"ungkapnya.

Kabid Kebudayaan menuturkan pihaknya sudah membuka pendaftaran untuk peserta lampu colok. Hanya saja, para peserta akan dinilai pihak kecamatan masing-masing untuk mendapatkan dana pembinaan dari Disparbudpora. 

"Pendaftaran sudah dimulai, mungkin berbeda dengan tahun sebelumnya. Kami akan menghubungi pihak kecamatan, nanti kecamatan yang akan menerima pendaftaran dan menentukan kelompok mana saja yang mendapat (uang) pembinaan. Karena penyelenggaraan ini tingkat kabupaten,"tambahnya. (d*ari/AT)

Sumber : RIAUGREEN.COM

 

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:[email protected]

Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook