Bengkalis,PRODESANEWS.COM– Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru Haji Ahmad Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Suwarto, S.Pd, M.Pd didampingi Drs. H Elmunir, Sekretaris Dipersip Kabupaten Bengkalis beserta jajarannya, menyambut baik atas kunjungan pelaksanaan penilaian tahap II oleh Tim Juri dan Panitia Pelaksana Lomba Inovasi Daerah beserta Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2023 Di Kantor Dipersip Kabupaten Bengkalis, Jum’at (29/9/2023).
Kehadiran tim penilaian dari panitia pelaksana lomba inovasi daerah bersama Badan Penelitian Dan Pengembangan (BPP) Kabupaten Bengkalis untuk menilai sejauh mana Dinas Perpustakaan telah melakukan inovasi berdasarkan judul yang disampaikan dinas Perpustakaan dan kearsiapan Tuan Guru Ahmad kepada panitia dalam perlobaan inovasi daerah tersebut.

Adapun judul lomba inovasi daerah tingkat Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2023 yang diangkat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru Haji Ahmad Kabupaten Bengkalis ialah LIPAT JADUL (Literasi Permainan Anak Tradisional Jaman Dulu).
Dalam sambutannya Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru ahmad H.Swarto menyampaikan selamat datang di kantor Dispersip, Kehadran tim juri dalam menilai apa yang sudah dilakukan oleh Dispersip agar dapat di lakukan Sebagaimana mestinya, dalam hal itu Kadis juga berharap agar tim juri dapat seobjektif mungkin menilai sehingga menumbuhkan rasa optimistis dari Dispersip.
“kami ucapkan selamat datang di kantor Dispersip, kami mempersilajkkan tim juri untuk melakukan penilaan dalam kegiatan inovasi daerah.” Ujar Suwarto.
Melalui kegitan Inovasi Daerah ini, Kasdis Perpustakaan dan Kearsiapan Tuan Guru ahmad berharap dapat menjadi motivasi terutama bagi selurh pegawai dan staf di lingkungan Dispersip untuk meningkatkan inovasi serta kontribusi bagi kemajuan daerah.
“Kegiatan lomba inovasi daerah ini menjadi motivasi bagi kami khususnya seluruh pegawai dan staf kami untuk dapat meningkatkan inovasi sehingga memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah,” uajarnya.
Sementara itu Mahardi Sastra perwakilan dari Tim Juri berasal dari Politeknik Negeri Bengkalis, mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan terkait teknis penilaian di beberapa instansi pemerintah salahsatunya Libang dan telah melalui tahap vaslidasi, untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru Ahmad juga memasuki tahap yang sama.
“Pada hari ini kami telah melaksanakan kegiatan tahap dua dari lomba inovasi daerah, yaitu kegiatan kunjungan validasi inovasi yang telah disampaikan di Litbang Bengkalis,” ujar Mahardi.
Selain Mahardi, salah seorang juri yang berasal dari Sekolah tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Bengkalis, Fadil Juneri dalam kesempatan itu juga mengatakan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Perpustakaan Dan kearsipan Tuaan Guru Ahmad yang telah menyambut dengan keramahan serta Kerjasama yang baik, melalui kegiatan Lomba tersebut Fadil berharap menjalin hubungan silaturahmi dan koordinasi dengan Dispersip untuk meingkatkan pogram inovasi daerah.
Selain Fadil dari STIE Syariah selaku dewan juri juaga hadir dari Balitbang, Khaisal Hamid, SH Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi beserta staf administrasi di lingkungan Balitbang Bengkalis, Khaisal Hamid, dalam kesempatan itu Khaisal Hamid turut menyampaikan teknis dan mekanisme penilaian lomba.
“Untuk kegiatan hari ini tujuannya, adalah bagaimana melihat inovasi itu secara real atau time dilapangan. Kemudian terkait dengan pengembangan-pengembangan kedepan yang bisa masih dioptimalkan lagi, terkait nanti freezen di tahap terakhir. Sehingga inovasi yang diberikan itu bukan hanya bisa diserahkan begitu saja, tetapi dalam kondisi yang sudah prima dan siap pakai bagi masyarakat Bengkalis.,” katanya.

Ia juga menambahkan, “Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Bengkalis, terutama inovasi yang dihadirkan tadi inovasi LIPAT JADUL yang disampaikan tadi, yang cukup menarik menurut kami dan bisa dikemas dalam hal menarik lagi dan lebih terdokumentasi, sehingga bisa jadi acuan, panduan, sehingga tadi disampaikan masuk ke sekolah-sekolah melalui pembelajaran-pembelajaran yang bisa disisipkan,” ungkap Khaisalh amid. (ADVETORIAL)








