PRODESANEWS.COM-Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuan Guru Haji Ahmad Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Dr. H Suwarto, S.Pd, M.Pd, didampingi Sekretaris Drs. H. Elmunir dan KepalaBidang Kearsipan Dipersip Bengkalis Ruslan, SH beserta stafnya melakukan Rapat Bidang Kearsipan, di Ruang Rapat Kadispersip Bengkalis, Jum’at (26/5/2023).
Rapat dihadiri oleh sejumlah kepala bidang, Kepala Seksi hingga staf di lingkungan Dispersip Kabupaten Bengkalis. Rapat di buka dengan pembacaan doa serta dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis Dr. Suwarto.
Rapat membahas terkait pengelolaan Bidang kearsipan, Dalam Mukoddimah nya, Kadis Persip Dr. H Suwarto menyampaikan poin penting terkait pengelolaan kearsipan, yaitu terkait pendanaan oprasional untuk anggaran kearsipan, Implementasi kebijakan ANRI, program penyelamatan arsip serta penerapan aplikasi Srikandi.

“Dalam pengelolaan Arsip daerah ada hal-hal yang harus diperhatikan sari mulai penganggarannya hingga penyelamatan nya ini tentunya telah dilakukan perencanaan nya,” Ujar Suwarto.
Lebih lanjut Suwarto mengatakan, terkait penganggaran tentunya sudah di selaraskan dengan kebutuhan bidang ke arsipan, dan hal tersebut merupakan sudah dimulai dari proses perencanaan sebelumnya.
“Yang pertama terkait dengan pendanaan operasional untuk anggaran kearsipan. Jadi angaran ini harus diselaraskan dengan kebutuhan dari bidang kearsipan itu sendiri,” kata Suwarto.
Poin tema rapat selanjutnya membahas terkait penerapan kebijakan ANRI terkait penyelenggaraan kearsipan daerah, dalam hal ini Suwarto meminta kepada stafnya agar mencatat serta mengevaluasi sejauhmana telah melaksanakan kebijakan ANRI.
“Terkait penerapan kebijakan ANRI terkait penyelenggaraan kearsipan daerah tolong benar-benar dipastikan telah sesuai dengan petunjuk teknis jangan ada yang keluar dari petunjuk tersebut serta lakukan evaluasi secara berkala, ” Ujarnya.
Selanjutnya terkait program penyelamatan arsip-arsip daerah semisal Arsip Covid-19, Arsip Pertanahan, Arsip pemilu, Arsip pemilihan Kepala daerah, Arsip dokumen sejarah desa dan kemaritiman, Suwarto meminta bahwa program tersebut benar-benar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi masalah pada kemudian hari, menurut nya arsip tersebut merupakan dokumen negara yang jika ada masalah maka Arsip tersebut akan menjadi referensi.
“Terkait program penyelamatan Arsip tentunya harus benar-benar dilakukan sesuai dengan program yang telah di rencanakan, ” Ujarnya.
Poin penting pembahasan rapat selanjutnya terkait penerapan aplikasi Srikandi, terkait hal tersebut Suwarto mengingat bahwa tahun 2024 aplikasi tersebut sudah dilaksanakan oleh semua kabupaten di seluruh Indonesia, oleh karena itu perlu dilakukan monitoring yang serius terhadap sejauh mana aplikasi tersebut telah digunakan.
“Tahun 2024 aplikasi Srikandi sudah di terapkan oleh semua kabupaten di seluruh Indonesia, ini tentunya perlu dilakukan monitoring sejauh mana dari mulai sosialisasi hingga penerapan nya di seluruh tempat di Kabupaten Bengkalis ini, ” Ujarnya.
Selanjutnya poin kelima pembahasan rapat mengulas terkait kopentenai Sumber Daya Manusia, dalam hal ini Suwarto juga meminta perlu dilakukan penguatan SDM dengan mengikuti sertifikasi sebagai penambahan penilaian angka kredit.

“Yang kelima penguatan kompetensi SDM pelaksanaan sertifikasi daerah, jadi seluruh arsiparis harus memilikisertifikasi daerah yang nantinya ini akan menjadi untuk penilaian ang ka kredit, ” Ujarnya lagi. Selain lima poin tersebut, Kadis Persip juga tak lupa membahas terkait internal kantor Persip diantara pengadaan kamere pemantau, pembuatan pintu dan pengadaan racun api.
“Sedangkan untuk Internal ada beberapa hal yang perlu digesa saat sekarang ini, yang pertama terkait dengan pengawasan Eksternal jadi RKD Kabupaten Bengkalis ada beberapa yang harus dipersiapkan untuk sarana dan prasarananya yaitu, pembuatan pintu, pencahayaan, ac, cctv dan racun api, ” Ujarnya.
Ia juga mengatakan, tak lupa dipersiapkan untuk mengikuti kegiatan Nasional tanggal 21 sampai dengan 23 Juni 2023 di Yogyakarta. Terkait dengan penyelenggaraan SIKN dan JIKN, jadi kita sudah sepakat tadi, yang akan pergi ke Yogya ini adalah staf yang ada di Bidang Kearsipan, yang memang menguasai SIKN dan JIKN itu sendiri, ” Ujarnya lagi.
Ia menambahkan, yang ketiga, segera ditindaklanjuti adalah terkait dengan JRA (Jadwal Retensi Arsip) yang kemarin sudah kita laksanakan kegiatan Bimteknya. Tinggal mengambil dari seluruh OPD untuk kita kirim ke ANRI di Jakarta, katanya.
Usai membaha poin perpoin rapat dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab oleh masing-masing bidang, usai diskusi rapat ditutup dengan poto bersama. (Adv)








