PRODESANEWS.COM | BENGKALIS– Pondok Pesantren (Ponpes) Madani Bengkalis menggelar acara Tasyakuran Kelulusan Santri Madrasah Salafiah Wustho Madani ke-1 sekaligus peresmian gedung baru asrama santri serta launching program Takhassus Qu’ran 30 Juz Setahun, bertempat di lapangan Ponpes Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Rabu (31/5/2023).
Acara tersebut dihadiri langsung Wabupi H. Bagus Santoso sekaligus meresmikan gedung asrama santri.

Dalam sambutannya, Wabub Bagus Santoso mengucapkan selamat dan tahniah kepada para santri yang hari ini melaksanakan tasyakuran kelulusannya.
“Semoga ananda semua kelak menjadi insan qur’ani dan menjadi praktisi bangsa yang senantiasa dapat mengaktualisasikan nilai-nilai qur’an dalam kehidupan sehari-harinya,” ucapnya.
Wabup juga mengucapkan terima kasih atas kesungguhan, kepedulian, komitmen dan eksistensinya kader dan pengurus ponpes yang ikut berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Bengkalis.

“Kami tentunya bangga dan bersyukur, karena kehadiran Ponpes Madani, telah dapat membantu kami dalam menguatkan pendidikan berbasis agama, khususnya ilmu alqur’an,” ujar Wabup.
Mudah-mudahan, dari ponpes ini kedepannya, akan banyak muncul generasi handal yang bisa menjadi pemimpin umat dimasa hadapan. bahkan, mampu menjadi pelopor sekaligus inspirator pembangkit moral anak bangsa, harap Wabup.
Sudah menjadi harapan para pengurus dan kader ponpes Madani Bengkalis yang terus membimbing para calon kader penjaga kemurnian ilmu agama dan al-quran ini tanpa kenal lelah, rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan material sekalipun, demi tujuan mulia, sambung Wabup.

“Semoga semua kerja keras, kerja ikhlas dan kerja berkualitas ustadz dan ustadzah, bernilai ibadah serta mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT,” tuturnya.
Terkait gedung asrama santri Wabup Bagus Santoso mengatakan bahwa bangunan tersebut adalah hibah Pemerintah Kabupaten Bengkalis tahun 2022. Ia berharap apa yang telah Pemkab sumbangkan ini benar-benar bermanfaat, berdaya serta memberi rasa nyaman bagi para santri kita dalam menuntut ilmu di pondok pesantren ini.

Untuk takhassus Qur’an 30 juz setahun, Wabup mengatakan pemerintah kabupaten sangat mendukung program tersebut. Karena menurutnya untuk menjadi hafidz hafidzah al-qur’an tidak akan terjadi secara instan, akan tetapi butuh pengenalan, pembiasaan dan keteladanan serta menumbuhkan kecintaan pada al-quran itu sendiri.
“Mudah-mudahan, dari ponpes ini kedepannya, akan banyak muncul generasi handal yang bisa menjadi pemimpin umat dimasa hadapan. bahkan, mampu menjadi pelopor sekaligus inspirator pembangkit moral anak bangsa,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil ketua ll DPRD Bengkalis Sofyan, Dandim 0303/Bengkalis diwakili Serma Rudi Hariyanto, Kapolres Bengkalis diwakili Aiptu Yan Cahyadir, Kalapas ll A Bengkalis Muhammad Lukman, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Johansyah Syafri, Kadis PMPTSP Bengkalis Basuki Rakhmad, Kepala BPP Bengkalis Fadhlan Fuad Daulay, Kepala Pelaksana BPBD Bengkalis Drs. Sufandi.
Kemudian Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tasril Akmal, Sekretaris Dinas Perhubungan Fahrizal, SSTP, Camat Bengkalis Taufik Hidayat, Ketua DPH LAMR Bengkalis Sofyan Said, Pimpinan Pondok Pesantren Madani Bengkalis Ustadz Suhendri, Pimpinan Majelis Ilmu dan Amal Al Burdah Baa Khalish 2002 Abah Guru Ahmad Fadhli Inayatullah, Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah Bantan Tua KH. Ahmad Pamuji, para ustadz serta tamu undangan lainnya.(Inf/ril)








