Menu

Mode Gelap

Uncategorized · 29 Sep 2025 21:54 WIB ·

Orang Tua Resah, Makan Bergizi Geratis di Bengkalis Diduga Basi dan Ber belatung


 Ilustrasi (sumber internet) Perbesar

Ilustrasi (sumber internet)

BENGKALIS – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bengkalis tercoreng, Senin (29/9/2025), setelah sejumlah wali murid melaporkan menu yang dibagikan kepada siswa dalam kondisi basi, bahkan ditemukan berbelatung di salah satu sekolah.

Program andalan Pemerintahan Prabowo, Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali menuai sorotan publik. Sejumlah orang tua murid mengaku resah setelah anak-anak mereka menerima makanan dengan kondisi tidak layak konsumsi.

Keluhan pertama datang dari wali murid SD Negeri 4 Bengkalis. Mereka menyebut menu kuah sate, sayur toge, kacang panjang, serta buah semangka yang dibagikan sudah berbau tidak sedap, bahkan sebagian semangka dalam kondisi busuk.

“Anak saya bilang makanannya basi. Semangkanya pun banyak yang busuk,” ungkap salah seorang wali murid, dengan nada kecewa.

Situasi lebih parah dilaporkan di MTS Negeri Bengkalis. Seorang wali murid mengaku anaknya bersama satu kelas sepakat tidak memakan menu MBG karena ditemukan sudah berbelatung. “Seharusnya pihak sekolah mencoba dulu sebelum membagikan ke siswa,” ujarnya, menilai pihak sekolah kurang transparan.

Menanggapi persoalan ini, pelaksana lapangan SPPG, Muhammad Hidayat, membenarkan menu pada hari tersebut berasal dari pihaknya. Ia mengungkapkan, lebih dari 3.600 paket MBG disalurkan ke 16 sekolah di Kecamatan Bengkalis. Namun, pihaknya mengklaim belum menerima laporan resmi dari sekolah terkait makanan basi.

“Saya sudah cek ke sekolah-sekolah, tidak ada laporan soal menu basi. Tapi kalau benar ada, tentu akan kami evaluasi. Ke depan, menu seperti ini mungkin tidak bisa lagi diberikan,” kata Dayat. Ia menambahkan, proses memasak biasanya dimulai sejak pukul 03.00 WIB, lalu diantar ke sekolah pada pagi hari.

Kasus makanan basi ini menjadi pukulan serius bagi program MBG yang digadang-gadang untuk meningkatkan gizi anak sekolah. Para wali murid mendesak pemerintah daerah segera turun tangan, agar insiden serupa tidak terulang karena berpotensi membahayakan kesehatan siswa.

Baca Juga:  Koordinasi Terkait Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Bengkalis Studi Banding Di BPBD Kabupaten Agam Sumatera Barat

Rilis

 

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Desa Prapat Tunggal

24 Desember 2025 - 23:19 WIB

Final, Turnamen Voli Antar RW Kelapapati Resmi 2025 Resmi Ditutup

24 Desember 2025 - 09:32 WIB

Sosialisasi Perundang-undangan, Pemdes Prapat Tunggal Tingkatkan Pemahaman Hukum Warga

18 Desember 2025 - 22:58 WIB

Pemdes Perapat Tunggal Gelar Sosialisasi Penyusunan Perdes Perlindungan Perempuan dan Anak

15 Desember 2025 - 23:37 WIB

DPMD Bengkalis Sosialisasikan Penilaian 360 Drajat ASN Tahun 2025

12 Desember 2025 - 10:51 WIB

Sosialisasi

Perempuan Desa Perapat Tunggal Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM

11 Desember 2025 - 23:53 WIB

Trending di Uncategorized