BENGKALIS,Prodesanews.com- Setelah hampir sepekan proses pencarian korban tenggelam di perairan selat Malaka, akhirnya Basarnas berhasil menemukan jasad korban dalam kondisi telah meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Juli Afriko (29) warga teluk papal kecamatan bantan, sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (23/6/24) lalu sekitar pukul 11.00 WIB akibat terjatuh dari kapal penumpang MV. CAS dari Muar (Malaysia) ke Bengkalis (Indonesia), akhirnya berhasil ditemukan dengan kondisi telah meninggal dunia, Kamis (27/6/24) sekitar pukul 17.15 WIB.
Korban saat ditemukan di koordinat 01 48 974 N dan 102 13 565 E dengan tubuh yang sudah mulai memprihatinkan. Jasad korban sekitar pukul 17.30 WIB selesai dievakuasi dan sekitar pukul 18.00 WIB tiba di Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) Selatbaru untuk selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan autopsi.
“Korban terjatuh dari MV. VAS sudah ditemukan sekitar pukul 17.15 WIB dengan kondisi meninggal dunia,” ungkap Kepala Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Humas Kukuh Widodo, Kamis (27/6/24) malam.
Insiden terjatuh seorang penumpang MV. CAS, Juli Afriko di Perairan Selatbaru Kecamatan Bantan pada titik koordinat 01 49 00 N, 102 23 00 E diduga setelah kapal dihantam gelombang sedangkan korban tidak duduk di kursi penumpang.
Selama upaya pencarian korban, Tim Basarnas Pekanbaru dengan Koordinator Unit SAR Dumai Taufik Akbar dan Kapten RB 218 Leni Tadika bersama Koordinator Pos Bengkalis Tranpiranto.
Dengan unsur yang terlibat upaya pencarian antala lain, Pol Airud Bengkalis Angkatan Laut, Damkar, BPBD dan KSOP.








